Edukasi Kesehatan Risiko Perkawinan Usia Anak Pada Siswi SMP Darul Hikmah Karang Genteng Kota Mataram
DOI:
https://doi.org/10.60126/jgen.v3i4.684Keywords:
Penyuluhan, Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, SiswiAbstract
Tingkat pemahaman siswi SMP Darul Hikmah mengenai bahaya perkawinan usia anak masih tergolong rendah, disebabkan oleh belum adanya mata pelajaran di sekolah yang secara khusus membahas isu tersebut. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tujuan memberikan edukasi kepada para siswa dan siswi mengenai risiko perkawinan di usia anak, guna meningkatkan pengetahuan mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, dengan dukungan media penyuluhan seperti presentasi power point, pemutaran video edukatif, dan pembagian leaflet. Untuk menilai tingkat pengetahuan siswi sebelum dan sesudah penyuluhan, digunakan kuesioner yang memuat pertanyaan seputar materi risiko perkawinan usia anak. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, dan data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor pengetahuan rata-rata siswi sebelum penyuluhan adalah 33,33, dan meningkat menjadi 65,95 setelah penyuluhan dilakukan. Nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 (p<0,05) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, dengan selisih rata-rata sebesar 32,62. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan tentang kesehatan reproduksi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswi SMP Darul Hikmah mengenai risiko perkawinan usia anak.
References
Anjan, A., & Susanti, D. (2019). Hubungan Sumber Informasi dengan Perilaku Personal Hygiene pada Remaja Putri saat Menstruasi. CARING, 3(1), 38–44.
Anugrah, F. (2017). Pernikahan Dini, Pernikahan Siri dan Perceraian. UNSU. At: htpp//respiratory.usu.ac.id
Arimurti Intan. (2017). Analisis Pengetahuan Tentang Pernikahan Usia Dini di Kecamatan Wonosari Kabupaten Tanah Datar. The Indonesian Journal Of Public Health, 12(2).
Arisanti, D., & Rasiyanto, E. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Hygiene Menstruasi pada Mahasiswi TLM Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar tahun 2019. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 193–206.
BKKBN RI. (2018). Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2017. Retrieved from http://www.dhsprogram.com.
Faijurahman, A. N., & Ramdani, H. T. (2022). Efektifitas Penyuluhan Kesehatan dengan Video dan Powerpoint terhadap Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja ( Studi kasus di SMK HIKMAH Garut ). Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(1), 177–184.
Lipinwati, Karolina, M. E., & Lestari, R. H. (2018). Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dan Penyakit Menular Seksual pada Siswa/I SMA Negeri 5 Kota Jambi. MEDIC, 1(1), 50–57.
Maharani, R., & Andriyani, W. (2018). Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Personal Hygiene saat Menstruasi pada Santriwati di MTS Pondok Pesantren Darel Hikmah Kota Pekanbaru. Jurnal KesMARS, 1(1), 69–77.
Medina, M., & Castillo-Pino, E. (2019). An introduction to the epidemiology and burden of urinary tract infections. Therapeutic Advances in Urology, 11, 175628721983217. https://doi.org/10.1177/1756287219832172
Nasrulloh, M. A., & Dwiandiani, Z. Z. (2015). Kesehatan Reproduksi Di Lingkungan Pesantren Kabupaten Jombang. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, 6(2), 150-184.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Panghiyangani, R., Arifin, S., Fakhriadi, R., Kholishotunnisa, S., Annisa, A., Nurhayani, S., & Herviana, N. S. (2018). Efektivitas Metode Penyuluhan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Tentang Pencegahan Keputihan Patalogis. Jurnal Berkala Kesehatan, 4(1), 18–24. https://doi.org/10.20527/jbk.v4i1.5655
Puspitasari, R. D., Utama, W. T., Anggraini, D. I., & Aditya, M. (2015). Peningkatan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri Melalui Penyuluhan dan Simulasi Menjaga Kebersihan Alat Kelamin Luar Wanita Di SMA Muhammadiyah 2 Bandarlampung. JPM (Jurnal Pengabdian Masyakat) Ruwa Jurai, 1(1), 1-4. https://doi.org/10.23960/jpm1129-32
Syatiawati, N., Titik, R., & Dony, S. R. (2017). Efektivitas Metode Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Siswa SMP Negeri. Bandung Meeting on Global Medicine & Health, 1(1), 42–48.
Torondel, B., Sinha, S., Mohanty, J. R., Swain, T., Sahoo, P., Panda, B., … Das, P. (2018). Association between unhygienic menstrual management practices and prevalence of lower reproductive tract infections: a hospital-based cross- sectional study in Odisha, India. BMC Infectious Diseases, 18(1), 1–12.
Vincent, R., & Krishnakumar, K. (2022). School-Based Interventions for Promoting Sexual and Reproductive Health of Adolescents in India: A Review. Journal of Psychosexual Health, 4(2),102–110. https://doi.org/10.1177/26318318221089621
Wenda, E., & Mahanani, S. (2018). Gambaran Gejala Menstruasi pada Remaja Putri. Jurnal STIKES RS Baptis Kediri, 11(1), 1-10.
World Helath Organization. (2018). Report on global sexually transmitted infection surveillance 2018. https://www.who.int/publications/i/item/9789241565691





