Pendampingan Individual Penggunaan Media SMARTBOX Kincir Angin Penjumlahan untuk Meningkatkan Pemahaman Matematika Siswa Kelas II Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.60126/jgen.v4i4.1748Keywords:
Media Pembelajaran, SMARTBOX, Penjumlahan, Siswa Sekolah Dasar, Pendampingan IndividualAbstract
Rendahnya pemahaman konsep penjumlahan pada siswa sekolah dasar serta masih terbatasnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses belajar di rumah menjadi tantangan dalam pembelajaran matematika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi penjumlahan sekaligus meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai penggunaan media pembelajaran SMARTBOX Kincir Angin Penjumlahan sebagai media pendamping belajar di rumah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2026 di Gang Duku, Kelurahan Tanjung Sari, dengan sasaran seorang siswa kelas II sekolah dasar beserta orang tuanya. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pendampingan, demonstrasi penggunaan media, praktik langsung, serta evaluasi melalui pretest, posttest, wawancara, dan observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman materi dari 60 menjadi 85, peningkatan rata-rata skor hasil wawancara dari 65 menjadi 88, serta peningkatan persentase pemahaman peserta dari 55% menjadi 95%. Selain meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan, kegiatan ini juga meningkatkan keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses belajar anak melalui pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Dengan demikian, media SMARTBOX Kincir Angin Penjumlahan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar melalui sinergi antara sekolah dan keluarga.
References
Agustini, S. A., & Misbah. (2024). Pengembangan media pembelajaran Smart Box untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas I SD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4). https://doi.org/10.23969/jp.v9i4.19176
Ariyanti, R., Rosalina, E., & Satria, T. G. (2021). Pengembangan media Smart Board pada pembelajaran matematika di kelas III SD. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(3), 88–94. https://doi.org/10.47709/educendikia.v1i3.1147
Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Candrawati, S. O. E., & Wiratsiwi, W. (2025). Pengembangan media pembelajaran SMARTBOX untuk meningkatkan resilience belajar matematik peserta didik pada materi penjumlahan dan pengurangan kelas 1 SDN Sendangharjo 3. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3). https://doi.org/10.23969/jp.v10i3.29514
Gempo, Y., Anggeng, I. K., Mobara, J., & Ramadhani, R. (2026). Analisis minat belajar siswa terhadap pembelajaran penjumlahan berbasis media konkret di SD Negeri Inpres Bumi Sagu. HIPOTENUSA: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2).
Halim, F. A., & Fauzi, M. (2025). Pengaruh media pembelajaran papan jari terhadap hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar, 2(2). https://doi.org/10.54371/jekas.v2i2.895
Kustandi, Cecep, & Sutjipto, Bambang. (2016). Media Pembelajaran Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
Lestari, Y., & Susanto, B. H. (2026). Penerapan media pembelajaran konkret Smart Box untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas III SDN Bhaktikarya. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(1), 155–165. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.12101
Nurevalina, G. A., Wiryanto, Mariana, N., & Rahmawati, I. (2026). Pengembangan media pembelajaran matematika Petualangan Jelajah Angka untuk penjumlahan dan pengurangan kelas I sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 14(1).
Prastowo, Andi. (2015). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Rahmawati, N. L., & Wardana, M. D. K. (2026). Smartbox media for fraction concept understanding in elementary students. Indonesian Journal of Education Methods Development, 21(1). https://doi.org/10.21070/ijemd.v21i1.1056
Rofikoh, S., & Nafi'ah, J. (2026). Efektivitas media pembelajaran Smartbox dalam meningkatkan daya kemampuan HOTS siswa pada pembelajaran matematika sekolah dasar. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 671–678. https://doi.org/10.54259/diajar.v5i2.7423
Sanjaya, Wina. (2016). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Saputra, W. G., Putra, R. E., & Sundahry. (2026). Pengembangan media Smart Box untuk meningkatkan kemampuan berhitung perkalian dan pembagian pada mata pelajaran matematika kelas II. JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika), 12(1), 404–414. https://doi.org/10.29100/jp2m.v12i1.8551
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Uno, Hamzah B. (2012). Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.
Widoyoko, Eko Putro. (2014). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wulandari, I. A., Yantoro, & Febriani, D. E. (2026). Pengembangan media Smart Box pada mata pelajaran matematika materi hubungan antarsatuan baku panjang kelas III sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(1), 36–42. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.11884
Yaumi, Muhammad. (2018). Media dan Teknologi Pembelajaran. Jakarta: Prenadamedia Group.





