Implementasi Program Asistensi Mengajar MBKM Sebagai Media Penguatan Kompetensi Pedagogik dan Sosial Mahasiswa di SDN 064960 Medan Polonia
DOI:
https://doi.org/10.60126/jgen.v3i3.1000Keywords:
Asistensi Mengajar, MBKM, Kompetensi Mahasiswa, SD Negeri 064960, Pendidikan DasarAbstract
Program Asistensi Mengajar merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan mengembangkan kompetensi mahasiswa calon guru melalui keterlibatan langsung di sekolah mitra. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SD Negeri 064960 Medan Polonia dengan tujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program serta dampaknya terhadap mahasiswa dan sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, partisipasi aktif mahasiswa, dan dokumentasi kegiatan. Mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas, baik akademik maupun non-akademik. Pada aspek akademik, mahasiswa menyusun rencana pembelajaran, mengajar di kelas, membantu proses penilaian, serta mengembangkan media pembelajaran. Sementara itu, dalam aspek non-akademik, mahasiswa berperan dalam pembiasaan karakter, kegiatan keagamaan, serta membantu administrasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini memberikan pengalaman mengajar secara langsung, serta meningkatkan keterampilan sosial, komunikasi, dan kepemimpinan mahasiswa. Di sisi lain, kehadiran mahasiswa turut membantu guru dan sekolah dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran dan aktivitas sekolah.
References
Asmidhea V. K., Mahā Y., F. H., & M. L. (2024). Program MBKM Asistensi Mengajar sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa Universitas Islam Lamongan. Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 8(1), 245–256. journalfai.unisla.ac.id
Atikah, N., & Resisca, A. (2021). Pengaruh Praktik Lapangan terhadap Peningkatan Kesiapan Mengajar Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 45–56.
Atikah, N., & Resisca, Y. (2021). Peningkatan mutu pendidikan melalui pengalaman langsung di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 55–65.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2021). Buku Panduan Program Kampus Mengajar Angkatan 2. Jakarta: Kemendikbudristek.
Firdausi, N., & Christanti, A. (2023). Asistensi Mengajar untuk Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Studi kasus MA Bilingual Muslimat NU Sidoarjo. MBKM Journal, 1(1), 1–12. journal.unusida.ac.id
Kemendikbudristek. (2021). Panduan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Sagala, S. (2013). Konsep dan Makna Pembelajaran: Untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanti, I. T., Nofita S., Merkuri, A., & Wahyudi, A. (2024). Penggunaan media video animasi interaktif guna meningkatkan minat belajar siswa SD. Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar, 7(2), 121–128. ejournal.unib.ac.id
Wulandari, D., & Mirza, R. (2024). Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar: Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 18(2), 90–102.
Wulandari, W., & Mirza, A. A. (2024). Penggunaan media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 6(2), 112–120.
Zamroni, Z. (2020). Pendidikan karakter berbasis nilai dan budaya sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.





