Analisis Dampak Keterbatasan Sumber Daya dan Partisipasi Orang Tua Terhadap Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN Belitung Utara 3
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v3i2.889Keywords:
Keterbatasan Sumber Daya, Partisipasi Orang Tua, P5Abstract
Sumber daya manusia yang berkualitas sangat bergantung pada mutu pendidikan. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pembaruan sistem pendidikan Indonesia melalui penguatan karakter siswa melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pengamatan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi P5 di SDN Belitung Utara 3 serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya, khususnya terkait keterbatasan sumber daya dan partisipasi orang tua. Pengamatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi nonpartisipan, wawancara kepala sekolah, dan studi dokumentasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa meskipun sekolah telah berupaya menerapkan P5 sesuai pedoman, masih terdapat kendala utama yaitu keterbatasan sarana pendukung, kurangnya pelatihan guru, dan alokasi waktu yang terbatas. Selain itu, partisipasi orang tua masih rendah, baik dari segi dukungan finansial maupun keterlibatan dalam kegiatan. Faktor ekonomi dan kurangnya pemahaman terhadap pentingnya pendidikan karakter menjadi hambatan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi peningkatan pemahaman seluruh pemangku kepentingan dan penyediaan sumber daya yang memadai agar P5 dapat berjalan optimal. Pengamatan ini diharapkan memberikan kontribusi bagi peningkatan efektivitas implementasi P5 dalam membentuk karakter siswa yang relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







