Analisis Permintaan Emas Antam sebagai Pendukung Pengembangan Produk Cicil Emas pada Bank Syariah Indonesia Area Jakarta Fatmawati
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1665Keywords:
Permintaan Emas Antam, Cicil Emas, Investasi Emas, Bullion Bank, Bank Syariah IndonesiaAbstract
Peningkatan permintaan emas Antam dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas sebagai instrumen yang aman dan mampu melindungi nilai aset dari inflasi serta ketidakpastian ekonomi. Kondisi ini menjadi peluang bagi Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mengembangkan produk Cicil Emas sebagai alternatif investasi berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permintaan emas Antam sebagai pendukung pengembangan produk Cicil Emas pada Bank Syariah Indonesia Area Jakarta Fatmawati. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Narasumber penelitian terdiri atas Area Manager BSI, Branch Manager BSI, Area Pawning Manager, praktisi emas Antam, dosen ekonomi syariah, pengamat pasar emas, dan nasabah Cicil Emas. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan emas Antam dipengaruhi oleh fungsi emas sebagai aset safe haven, perlindungan terhadap inflasi, likuiditas yang tinggi, kemudahan akses investasi, dan kesesuaiannya dengan prinsip syariah. Meningkatnya permintaan emas memberikan peluang yang besar bagi pengembangan produk Cicil Emas BSI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permintaan emas Antam memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan produk Cicil Emas dan penguatan ekosistem bisnis emas syariah di BSI.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







