Analisis Kebijakan Fiskal dalam Menjaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Tekanan Inflasi di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1652Keywords:
Kebijakan Fiskal, Daya Beli Masyarakat, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Perlindungan SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kebijakan fiskal dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi di Indonesia periode 2021–2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tekanan inflasi yang berpotensi menurunkan pendapatan riil dan kemampuan konsumsi rumah tangga, terutama pada kelompok berpendapatan rendah dan menengah. Meskipun berbagai penelitian telah membahas hubungan kebijakan fiskal dengan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan kemiskinan, kajian yang secara khusus menyoroti perannya dalam menjaga daya beli masyarakat masih terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dokumen APBN, dan literatur ilmiah. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan fiskal berperan strategis dalam menjaga daya beli melalui belanja perlindungan sosial, subsidi, kompensasi, bantuan sosial, dan penguatan belanja pemerintah. Selama periode penelitian, pertumbuhan ekonomi relatif stabil dikisaran 5%, sedangkan inflasi berfluktuasi sehingga berpotensi menekan konsumsi rumah tangga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan fiskal berfungsi sebagai instrumen stabilisasi ekonomi sekaligus perlindungan sosial untuk mempertahankan daya beli masyarakat secara berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







