Analisis Pengaruh El Nino terhadap Krisis Pangan di Indonesia

Authors

  • Nurhaeni Program Studi Manajemen, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
  • Iswatun Hasanah Program Studi Manajemen, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
  • Dewi Puspaningtyas Faeni Program Studi Manajemen, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

DOI:

https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1625

Keywords:

El Nino, Krisis Pangan, Ketahanan Pangan, Kekeringan, Produksi Padi

Abstract

Fenomena El Nino yang terjadi pada tahun 2023–2024 telah memicu dampak signifikan terhadap ketahanan pangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Perubahan pola curah hujan yang ekstrem menyebabkan kekeringan panjang pada wilayah sentra produksi padi, jagung, dan kedelai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh El Nino terhadap krisis pangan di Indonesia, dengan fokus pada penurunan produksi padi dan peningkatan harga beras. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan analisis data sekunder dari BMKG, BPS, dan Kementerian Pertanian periode 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa El Nino menyebabkan penurunan produksi padi nasional sebesar 5,8% dan kenaikan harga beras hingga 22,4% pada puncak dampaknya. Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan NTT mengalami dampak paling parah. Kesimpulannya, El Nino berpengaruh signifikan terhadap krisis pangan, terutama melalui mekanisme gangguan produksi dan inflasi harga pangan. Pemerintah disarankan memperkuat sistem peringatan dini, mengembangkan varietas tahan kekeringan, serta mengoptimalkan infrastruktur irigasi dan cadangan pangan.

 

Downloads

Published

2026-06-12

How to Cite

Nurhaeni, Hasanah, I., & Faeni, D. P. (2026). Analisis Pengaruh El Nino terhadap Krisis Pangan di Indonesia. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(2), 650–664. https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1625