Pelatihan Pengolahan Sampah Organik menjadi Pupuk Kompos dengan Bioaktivator EM4 di Kelurahan Fatufeto, Kota Kupang

Authors

  • Andriani Rafael Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Kristen Artha Wacana
  • Novi Ivonne Bullu Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Kristen Artha Wacana
  • James Ngginak Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Kristen Artha Wacana
  • Yanti Daud Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Kristen Artha Wacana
  • Theodora S Manu Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Kristen Artha Wacana
  • Filmon M Polin Program Studi Hukum, Universitas Kristen Artha Wacana

DOI:

https://doi.org/10.60126/jgen.v4i4.1788

Keywords:

Sampah Organik, Pupuk Kompos, EM4, Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Sampah

Abstract

Peningkatan volume sampah organik rumah tangga di kawasan permukiman pesisir seperti Kelurahan Fatufeto, Kota Kupang, belum diimbangi dengan keterampilan pengolahan sampah yang memadai di tingkat warga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengedukasi dan melatih warga mengubah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos dengan bioaktivator EM4. Kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi, dengan melibatkan 20 orang warga yang mewakili unsur rukun tetangga dan rukun warga. Pengomposan dilakukan dengan menggunakan campuran sampah organik, tanah hitam, dan bahan pendukung dengan perbandingan tanah hitam dan bahan pendukung 1:1 berdasarkan berat, serta penambahan EM4 sebagai bioaktivator. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan sampah organik dan mampu mempraktikkan pembuatan kompos menggunakan bioaktivator EM4. Kegiatan ini membuktikan bahwa pengomposan berbantuan EM4 merupakan strategi pengurangan sampah skala rumah tangga yang layak secara teknis dan ramah lingkungan, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

References

Badan Standardisasi Nasional. (2004). SNI 19-7030-2004: Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik.

Bustami, Y., Doni, A., & Hidayat, A. (2022). Community-based waste management program: Monitoring evaluation framework for plastic waste reduction in coastal urban areas. Journal of Environmental Management, 315, 115177. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2022.115177

Damanhuri, E., & Padmi, T. (2010). Pengelolaan sampah. Institut Teknologi Bandung.

Guppy, L., Uyttendaele, M., Strokal, M., & Rajaratnam, B. (2022). Sustainable food systems for human rights to food and health. Current Opinion in Environmental Sustainability, 57, 101192. https://doi.org/10.1016/j.cosust.2022.101192

Higa, T., & Parr, J. F. (1994). Beneficial and effective microorganisms for a sustainable agriculture and environment. International Nature Farming Research Center.

Ismaeel, H. A., El-Hakim, R. A., Elfiky, S. A., & Abd-El-Wahab, R. H. (2023). Sustainable composting approaches using agricultural waste and biochar: Environmental and agronomic implications. Science of the Total Environment, 889, 164206. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.164206

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. (2018). Panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat edisi XIII.

Omodanisi, E. I., Edomata, D. O., & Ogwu, M. C. (2022). Circular economy paradigm: Effectiveness of household composting in reducing carbon footprint in developing nations. Environmental Research Letters, 17(8), 084015. https://doi.org/10.1088/1748-9326/ac8d9e

Priyanto, A., Wiyantoko, B., & Mahfud, M. (2022). Effectiveness of microorganism-based bioactivators (EM4) in improving composting rate and compost quality from mixed organic waste. Bioresource Technology Reports, 18, 101047. https://doi.org/10.1016/j.biteb.2022.101047

Putra, Y., & Ariesmayana, A. (2020). Efektivitas penguraian sampah organik menggunakan maggot (BSF) di Pasar Rau Trade Center. Jurnalis, 3(1), 11–24.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4851.

Saer, J. T., Setiawan, E., Sutresno, S., & Wiyono, A. (2021). Participatory approach in community-based waste management: A case study from Indonesia's rural settlements. Waste Management & Research, 39(11), 1405–1416. https://doi.org/10.1177/0734242X211044597

Semitela, L., & Pilosof, A. M. (2023). Bio-based packaging and sustainable agriculture: Circular economy approaches from farm to table. Trends in Food Science & Technology, 134, 104–115. https://doi.org/10.1016/j.tifs.2023.104115

Soesilowati, S., Maemunah, S., Pringgenies, D., Priya, S. D., & Andrianto, R. (2023). Effectiveness of bokashi and EM4 application on the reduction of organic waste in urban farming. Journal of Cleaner Production, 412, 137432. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2023.137432

Stufflebeam, D. L. (1983). The CIPP model for program evaluation. In G. F. Madaus, M. Scriven, & D. L. Stufflebeam (Eds.), Evaluation models: Viewpoints on educational and human services evaluation (pp. 117–141). Kluwer-Nijhoff Publishing.

Sutedjo, M. M. (2010). Pupuk dan cara pemupukan. Rineka Cipta.

United Nations. (2021). Goal 12: Ensure sustainable consumption and production patterns. United Nations Publications.

Wijaya, T. R., Hasnelly, H., & Mustikasari, S. (2023). Environmental law compliance and waste management practices: Implications of Indonesia's Law No. 18/2008 on household-scale organic waste processing. Environmental Science & Policy, 145, 103–112. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2023.103112

Downloads

Published

2026-08-25

How to Cite

Rafael, A., Bullu, N. I., Ngginak, J., Daud, Y., Manu, T. S., & Polin, F. M. (2026). Pelatihan Pengolahan Sampah Organik menjadi Pupuk Kompos dengan Bioaktivator EM4 di Kelurahan Fatufeto, Kota Kupang. JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 520–528. https://doi.org/10.60126/jgen.v4i4.1788

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.