Analisis Faktor Penyebab Koperasi Desa Waluya Belum Beroperasi
DOI:
https://doi.org/10.60126/sainmikum.v3i3.1617Keywords:
Koperasi Merah Putih, Koperasi Desa, Pendekatan Kualitatif, Strategi, Faktor PenyebabAbstract
Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan usaha berbasis partisipasi masyarakat. Namun, tidak semua koperasi yang telah dibentuk dapat langsung beroperasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan Koperasi Merah Putih di Desa Waluya belum beroperasi serta merumuskan strategi yang dapat dilakukan untuk mengaktifkan kegiatan koperasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2026. Informan penelitian terdiri atas satu orang pengurus inti Koperasi Merah Putih Desa Waluya yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum beroperasinya koperasi disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu keterbatasan kapasitas sumber daya manusia pengurus, rendahnya partisipasi dan pemahaman masyarakat mengenai koperasi, keterbatasan modal awal, serta belum optimalnya pendampingan dari pemerintah dan instansi terkait. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan peningkatan kapasitas pengurus melalui pelatihan, penguatan sosialisasi kepada masyarakat, dukungan permodalan, serta pendampingan berkelanjutan dari pemerintah dan dinas terkait. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam upaya pengembangan dan penguatan kelembagaan Koperasi Merah Putih di tingkat desa.






