Gambaran Adversity Quotient Pada Wirausahawan Muda Suku Dayak di Kalimantan Timur
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v2i2.300Keywords:
Adversity Quotient, Suku DayakAbstract
Adversity quotient sangat penting bagi wirausahawan untuk menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi masalah usaha. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran adversity quotient pada wirausahawan muda dari suku Dayak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode analisis model Miles dan Huberman. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik sampel purposif. Subjek penelitian adalah 2 orang wirausahawan bersuku Dayak. Hasil penelitian ini adalah kedua responden penelitian memiliki adversity quotient karena berhasil mengatasi masa-masa sulit dan penuh tekanan, mengatasi persaingan usaha dan masalah di dalam lingkungan kerja. Kedua responden menggambarkan dirinya sebagai wirausahawan yang mampu maju dan berkecimpung dalam dunia wirausaha dan menjadi pengusaha dari suku Dayak yang sukses. Adapun faktor yang mempengaruhi berkembangnya adversity quotient mencakup karakteristik individu, kondisi lingkungan, dan faktor budaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.