Transformasi Pendidikan di Era Kecerdasan Buatan: Peluang, Tantangan, dan Etika Penggunaan AI
DOI:
https://doi.org/10.60126/jim.v4i6.1666Keywords:
Articifical Intelligence, Pembelajaran Bahasa, Transformasi Pendidikan, Literasi DigitalAbstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah berbagai aspek pendidikan, termasuk pembelajaran bahasa. Kehadiran AI generatif memberikan peluang untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, namun juga menimbulkan tantangan terkait kemampuan berpikir kritis, integritas akademik, dan etika penggunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pembelajaran bahasa di era AI dari perspektif pengajar bahasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur terhadap tujuh pengajar bahasa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan akses informasi, efisiensi belajar, dan kualitas teknis keterampilan berbahasa mahasiswa. Di sisi lain, penggunaan AI berpotensi meningkatkan ketergantungan mahasiswa, mengurangi kemampuan berpikir kritis, serta memunculkan persoalan etika akademik dan orisinalitas karya. Penelitian ini juga menemukan pergeseran peran pengajar dari sumber informasi menjadi fasilitator dan mentor proses belajar. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan integrasi AI tidak ditentukan oleh teknologi itu sendiri, melainkan oleh kemampuan pendidik dan mahasiswa dalam memanfaatkannya secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, masa depan pembelajaran bahasa perlu mengintegrasikan pemanfaatan AI dengan penguatan kompetensi manusia yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.







