Pengaruh Student engagement Terhadap Burnout academic dan Peran Coping Stress pada Mahasiswa Aktif Organisasi Kampus
DOI:
https://doi.org/10.60126/jim.v4i6.1621Keywords:
Student engagement, Burnout Academic, Coping Stress, Mahasiswa Aktif OrganisasiAbstract
Mahasiswa aktif organisasi kampus rentan mengalami burnout academic akibat tingginya tuntutan akademik dan non-akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh student engagement terhadap burnout academic dengan coping stress sebagai variabel mediator pada mahasiswa aktif organisasi kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sampel penelitian berjumlah 140 mahasiswa aktif organisasi kampus yang dipilih menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS), University Student Engagement Inventory (USEI), dan Brief COPE Inventory. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana, regresi linear berganda, dan uji Sobel dengan bantuan SPSS 26.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa student engagement berpengaruh negatif dan signifikan terhadap burnout academic (p = 0,000; R² = 0,480). Student engagement berpengaruh signifikan terhadap emotion focused coping (p = 0,003), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap problem focused coping (p = 0,907). Selain itu, emotion focused coping berpengaruh signifikan terhadap burnout academic (p = 0,016), sedangkan problem focused coping tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Namun demikian, berdasarkan hasil uji Sobel diperoleh nilai z = -1,385 dengan p = 0,166 (p > 0,05), sehingga coping stress tidak terbukti memediasi hubungan antara student engagement dan burnout academic. Temuan ini menunjukkan bahwa student engagement merupakan faktor yang berperan langsung dalam menurunkan burnout academic pada mahasiswa aktif organisasi kampus.







