Analisis Konseptual Pembelajaran Energi dan Perubahannya Dalam Kehidupan Sehari-Hari di Sekolah Dasar: Sebuah Structured Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.60126/jim.v4i6.1572Keywords:
Energi, Perubahan Energi, Pembelajaran IPA, Sekolah Dasar, Pembelajaran Kontekstual, Structured Literature ReviewAbstract
Pemahaman konsep energi dan perubahannya merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep energi secara utuh dan mengaitkannya dengan fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menunjukkan perlunya pembelajaran yang mampu menghubungkan konsep ilmiah dengan pengalaman nyata siswa agar pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep energi dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari pada pembelajaran IPA di sekolah dasar, mengidentifikasi pendekatan pembelajaran yang digunakan, serta menyusun kerangka konseptual pembelajaran energi berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode Structured Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel-artikel ilmiah yang relevan dari berbagai sumber akademik. Proses kajian dilakukan melalui tahap identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis literatur berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep energi lebih mudah dipahami siswa ketika dikaitkan dengan aktivitas sehari-hari, seperti penggunaan peralatan listrik, gerak tubuh, pemanfaatan cahaya, dan perubahan suhu. Selain itu, pendekatan pembelajaran kontekstual, inkuiri terbimbing, problem solving, serta pemanfaatan media simulasi interaktif terbukti mampu mendukung pemahaman konseptual siswa terhadap energi dan perubahannya. Sintesis literatur juga menunjukkan bahwa integrasi konteks kehidupan sehari-hari dalam pembelajaran berperan penting dalam mengurangi miskonsepsi serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, pembelajaran energi yang kontekstual dan berpusat pada siswa dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar.







