Peran Pemerintah Indonesia Dalam Menanggulangi Kasus Penyebaran HIV/AIDS di Provinsi Papua Pada Tahun 2024-2025

Authors

  • Alfonsina Melissa Orocomnal Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Respati Yogyakarta
  • Yeyen Subandi Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Respati Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.60126/jim.v4i1.1411

Keywords:

HIV/AIDS, Peran Pemerintah, Papua, Jayapura, ARV, Strategi Three Zero

Abstract

Provinsi Papua menghadapi kondisi darurat HIV/AIDS dengan angka penularan tertinggi di Indonesia, di mana tren penyebaran kini telah merambah populasi umum seperti remaja dan ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah Provinsi Papua dalam menanggulangi penyebaran HIV/AIDS pada periode 2024-2025. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah implementasi berbagai regulasi dan program strategis di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah pusat berperan dalam menetapkan strategi nasional "Ending AIDS 2030", menjamin ketersediaan obat Antiretroviral (ARV) gratis, dan menyediakan kerangka hukum melalui Peraturan Menteri Kesehatan. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua menjadikan penanganan HIV/AIDS sebagai program prioritas melalui Perda Nomor 8 Tahun 2010, penguatan layanan di Puskesmas sebagai garda terdepan, serta inisiasi edukasi melalui muatan lokal di sekolah. Meskipun kolaborasi multisektor dan layanan medis telah diperluas, tantangan besar tetap ada pada tingginya angka kasus baru di Kota Jayapura yang mencapai 1.200 kasus pada tahun 2025, yang dipicu oleh aktivitas prostitusi daring dan hambatan geografis serta stigma sosial.

Downloads

Published

2026-01-15

How to Cite

Orocomnal, A. M., & Subandi, Y. (2026). Peran Pemerintah Indonesia Dalam Menanggulangi Kasus Penyebaran HIV/AIDS di Provinsi Papua Pada Tahun 2024-2025. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 4(1), 33–40. https://doi.org/10.60126/jim.v4i1.1411

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>