Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Pencegahan Penurunan Fungsi Kognitif Lansia Melalui Permainan Edukatif di Desa Kemiri
DOI:
https://doi.org/10.60126/jgen.v4i3.1551Keywords:
Demensia, Penyuluhan, Pelatihan, Posyandu LansiaAbstract
Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia berimplikasi pada meningkatnya risiko permasalahan kesehatan, salah satunya penurunan fungsi kognitif. Upaya preventif diperlukan untuk mempertahankan fungsi kognitif lansia agar tetap mandiri dan memiliki kualitas hidup yang baik. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui stimulasi kognitif berbasis aktivitas yang bermakna dengan melibatkan peran kader kesehatan sebagai fasilitator di masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam pencegahan penurunan fungsi kognitif lansia melalui permainan edukatif. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kemiri, Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah dengan melibatkan 25 lansia dan 5 kader kesehatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan praktik langsung. Penyuluhan diberikan terkait pentingnya menjaga fungsi kognitif pada lansia, sedangkan pelatihan difokuskan pada penggunaan permainan edukatif yang dimodifikasi, yaitu bingo, tebak gambar, ular tangga, dan monopoli sebagai media stimulasi kognitif. Kader kesehatan dilatih untuk memfasilitasi permainan tersebut sehingga dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan lansia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader kesehatan dan lansia mengenai pentingnya stimulasi kognitif, serta meningkatnya keterlibatan aktif lansia dalam aktivitas permainan edukatif. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap aspek sosial dan emosional lansia, seperti meningkatnya interaksi sosial dan suasana hati yang lebih positif. Dengan demikian, pemberdayaan kader kesehatan melalui permainan edukatif dapat menjadi strategi efektif dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan penurunan fungsi kognitif lansia serta mendukung terwujudnya lansia yang sehat, aktif, dan mandiri.
References
American Occupational Therapy Association. (2020). Occupational therapy practice framework: Domain and process (4th ed.). American Journal of Occupational Therapy, 74(Suppl. 2), 7412410010. https://doi.org/10.5014/ajot.2020.74S2001
Apriyan, N., Agustin, D., Suwarto, S., & Hadisaputra, S. (2024). Hubungan 7 Dimensi Lansia Tangguh dengan Kualitas Hidup Lansia di Jakarta, Jawa Barat dan Yogyakarta. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 14(4), 286-296. DOI: https://doi.org/10.52643/jbik.v14i4.4532
Fitriana, D., Rahmawati, A., & Putri, S. (2024). Game-based cognitive stimulation in older adults: A community-based intervention study. Jurnal Keperawatan Indonesia, 27(1), 45–53.
Hidayati, N., Prasetyo, B., & Lestari, D. (2024). Social engagement and quality of life among older adults: A community intervention approach. Indonesian Journal of Gerontology, 6(2), 101–109.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman pemberdayaan kader dalam pelayanan kesehatan lansia. Kemenkes RI.
Mbaloto, F. R., Susanto, D., & Gustini, G. (2023). Terapi Aktivitas Okupasi Untuk Meningkatkan Produktivitas Lansia. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 155-159. DOI: https://doi.org/10.25008/altifani.v3i1.348
Muhammadun, M. (2019). Peran Gerakan Sewu-Sewu dalam Pembangunan Desa dengan Berbasis Gotong Royong. Etos: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1-9. DOI: https://doi.org/10.47453/etos.v1i1.192
Puspitosari, A., & Nurhidayah, N. (2023). Active aging and occupational therapy approach in community-dwelling older adults. Journal of Geriatric Health, 4(2), 100–108.
Puspitosari, A., & Nurhidayah, N. (2023). Sensory Stimulation Activities Improving Quality of Life of Elderly People in Elderly Communities. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9 (12), 11038-11044. DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5572
Puspitosari, A., & Nurhidayah, N. (2024). Peningkatan Kualitas Hidup Melalui Kegiatan Penyuluhan Kesehatan & Implementasi Intervensi Stimulasi Sensori di Paguyuban Lansia. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(8), 650-655. doi.org/10.55681/swarna.v3i8.1470
Puspitosari, A., & Nurhidayah, N. (2025). Cognitive Stimulation Therapy (Indonesian Version): Effects on Factors Associated with Cognitive Function in Middle Adult. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(1), 490-495. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i1.9890
Puspitosari, A., & Putri, N. K. (2024). Improving Cognitive Performance with Board Activities in Older Adults. Asian Journal of Healthy and Science, 3(9), 210-215. https://doi.org/10.58631/ajhs.v3i9.128
Puspitosari, A., Nurhidayah, N., Jiwantoro, Y. A., & Kurniawan, G. P. D. (2024). Impact of Interventions with Modified Snake Ladder Games on Cognitive Abilities and Reducing Cognitive Decline in Aging. Jurnal Keterapian Fisik, 9(2), 101-109. https://doi.org/10.37341/jkf.v9i2.455
Puspitosari, A., Wajihan, Z., & Nurhidayah, N. (2025). Eksplorasi Intervensi Stimulasi Kognitif terhadap Kemampuan kognitif Dewasa Tengah Usia 50-60 Tahun. Jurnal Kesehatan Vokasional, 10(1), 14-26. https://doi.org/10.22146/jkesvo.101733
Sari, N. P., Utami, R., & Wibowo, A. (2025). Effectiveness of multimodal game-based interventions on cognitive function in older adults. Journal of Aging and Health Research, 8(1), 12–20.
World Health Organization. (2025). World report on ageing and health update. WHO.





