Pemberdayaan Menuju Lansia Tangguh Vokasional dengan Aktivitas Produktif
DOI:
https://doi.org/10.60126/jgen.v3i3.925Keywords:
Kualitas Hidup Lansia, Kader Kesehatan, Penyuluhan, PelatihanAbstract
Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia di sisi lain dapat memberikan dampak positif apabila diberdayakan dengan baik karena dalam diri mereka terdapat potensi yang masih mungkin untuk didayagunakan. Lansia tangguh vokasional adalah para lansia yang memiliki keahlian masing-masing. Dengan mengembangkan keahlian, para lansia akan merasa tetap berguna dan merasa bangga dengan tetap eksis atas keahliannya di masyarakat. Mengembangkan keahlian lansia salah satunya dengan memberdayakan lansia dengan aktifitas produktif. Lansia produktif memiliki kegiatan yang lebih bermanfaat dalam mengisi waktu luang sehingga memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Pandangan selama ini bahwa lansia merupakan kelompok rentan yang menjadi beban keluarga, masyarakat, dan negara harus diubah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan aktivitas produktif membuat telur asin. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sringin, Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah dengan peserta 30 lansia. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan berupa cara untuk mempertahankan kemampuan kognitif dengan aktifitas produktif dan selanjutnya diberi pelatihan pembuatan telur asin sebagai bagian dari aktifitas produktif. Kegiatan ini disukseskan oleh kader kesehatan di wilayah Desa Sringin. Hasil kegiatan berupa peningkatan pemahaman tentang pentingnya melakukan aktivitas produktif khusunya membuat telur asin untuk menjaga kualitas hidup lansia.
References
Apriyan, N., Agustin, D., Suwarto, S., & Hadisaputra, S. (2024). Hubungan 7 Dimensi Lansia Tangguh dengan Kualitas Hidup Lansia di Jakarta, Jawa Barat dan Yogyakarta. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 14(4), 286-296. DOI: https://doi.org/10.52643/jbik.v14i4.4532
Dangeubun, K. G., Walewangko, E. N., & Tolosang, K. D. (2024). Ketahanan Ekonomi Lansia Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Generasi Tua di Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 24(4), 44-60. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jbie/article/view/56689
Febriyati, F., & Suyanto, S. (2017). Pemberdayaan Lansia Melalui Usaha Ekonomi Produktif oleh Bina Keluarga Lansia (BKL) Mugi Waras di Kabupaten Sleman. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran Dan Dakwah Pembangunan, 1(1), 177-192. DOI: https://doi.org/10.14421/jpm.2017.011-10
Helmi. (2020). Manfaat Aktivitas Memasak pada Lansia. Jakarta : Trans Info Media.
Hidayati, S., Baequny, A., & Fauziyah, A. (2023). Pemberdayaan Keluarga Melalui Gerakan Sayangi Lansia (GSL) Dalam Upaya Mewujudkan Lansia (Smart) Sehat, Mandiri, Aktif Dan Produktif. Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat, 2(2), 123-132. https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/JLPM/article/view/9881
Indrayogi, I., Priyono, A., & Asyisya, P. (2022). Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Pemberdayaan Lansia Produktif, Gaya Hidup Sehat Dan Aktif. Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE), 3(1), 185-191. https://ojs.unikom.ac.id/index.php/icomse/article/view/5330
Mbaloto, F. R., Susanto, D., & Gustini, G. (2023). Terapi Aktivitas Okupasi Untuk Meningkatkan Produktivitas Lansia. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 155-159. DOI: https://doi.org/10.25008/altifani.v3i1.348
Muhammadun, M. (2019). Peran Gerakan Sewu-Sewu dalam Pembangunan Desa dengan Berbasis Gotong Royong. Etos: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1-9. DOI: https://doi.org/10.47453/etos.v1i1.192
Purnama, A. (2017). Kegiatan produktif lanjut usia dalam mewujudkan hidup bahagia. Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial, 41(3), 295-304 https://lontar.ui.ac.id/detail?id=20496328
Puspitosari, A., & Nurhidayah, N. (2023). Sensory Stimulation Activities Improving Quality of Life of Elderly People in Elderly Communities. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(12), 11038-11044. DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5572
Raudhoh, S., & Pramudiani, D. (2021). Lansia Asik, Lansia Aktif, Lansia Produktif. Medical Dedication (Medic): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FKIK UNJA, 4(1), 126-130. DOI: https://doi.org/10.22437/medicaldedication.v4i1.13458
Rivaldan, M., & Galang, J. (2024). Pemberdayaan Lansia Melalui Peningkatan Aktivitas Produktif di Desa Janggan Kecamatan Ponco; Kabupaten Magetan. (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang). https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/7737/
Sagherian, K., Rose, K., Zhu, S., & Byon, H. D. (2021). Productive Activities But Not Paid Work Relate to Well-Being in Older Adults. Research in Gerontological Nursing, 14(1), 24–32. https://doi.org/10.3928/19404921-20201124-02
Sari, D. N., & Wellis, W. (2022). Lansia Sehat Aktif dan Produktif Melalui Germas dan Pelatihan Industri Kreatif. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas), 6(2), 118-125. DOI: https://doi.org/10.52643/pamas.v6i2.1773
Suhariyanti, E. (2025). Pelayanan dan Edukasi Kesehatan Menuju SIMADU SIMADU AKTIF (Lansia Maju, Produktif dan Aktif). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Keperawatan" Optimal". 1(2). https://jurnal.optimaluntuknegeri.com/index.php/pkm-perawat/article/view/131
Ulfiana, E., & Rani, Z. (2022). Penerapan Aktivitas Kogntif sebagai Upaya Mewujudkan Lansia Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif (SMART) di Posyandu Barokah Kelurahan Klampis Ngasem, Kota Surabaya. In Prosiding Conference on Research and Community Services, 4 (1), 754-760. https://ejournal.stkipjb.ac.id/index.php/CORCYS/article/view/2689
Widyasari, S., Tukino, T., & Ardiyantika, S. (2024). Peningkatan Kebahagiaan Lanjut Usia Melalui Program Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) di Desa Tunggorono Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Praktik Pekerjaan Sosial dengan Kelompok dan Komunitas, 2(1). 40-51. prosiding.poltekesos.ac.id
Yen, H. Y., & Lin, L. J. (2018). Quality of life in older adults: Benefits from the productive engagement in physical activity. Journal of Exercise Science & Fitness, 16(2), 49-54. https://doi.org/10.1016/j.jesf.2018.06.001





