Penyuluhan Keluarga Berencana Berbasis Komunitas Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur di Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan

Authors

  • Heni Eka Puji Lestari Program Studi D3 Kebidanan, Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun
  • Cintika Yorinda Sebtalesy Program Studi D3 Kebidanan, Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun
  • Asasih Villasari Program Studi D3 Kebidanan, Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun
  • Kartika Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun
  • Lucia Ani Kristanti Program Studi D3 Kebidanan, Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun

DOI:

https://doi.org/10.60126/jgen.v4i1.1382

Keywords:

Kecemasan Saat Melahirkan, Teknik Pelukan Kupu-Kupu, Pendidikan Kesehatan Ibu, Persiapan Persalinan, Terapi Komplementer, Stimulasi Oksitosin

Abstract

Rendahnya tingkat pengetahuan dan partisipasi pasangan usia reproduktif dalam program Keluarga Berencana (KB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di daerah pedesaan, termasuk Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Besarnya masalah ini tercermin dalam rendahnya pemanfaatan metode kontrasepsi modern, khususnya kontrasepsi reversibel jangka panjang, yang meningkatkan risiko kehamilan yang tidak diinginkan dan dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu dan kesejahteraan keluarga. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, menumbuhkan sikap positif, dan mendorong partisipasi aktif dalam KB melalui pendekatan konseling berbasis masyarakat. Program ini dilaksanakan dengan menggunakan metode partisipatif yang melibatkan petugas kesehatan, tokoh masyarakat, dan kader posyandu di empat pos kesehatan masyarakat di Desa Sidomukti. Kegiatan pendidikan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, sesi tanya jawab, dan penggunaan media pendidikan seperti brosur dan alat peraga kontrasepsi. Evaluasi program dilakukan menggunakan asesmen pra-uji dan pasca-uji untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan peningkatan rata-rata sebesar 34%, disertai dengan penurunan persepsi negatif dan peningkatan minat pada metode kontrasepsi yang lebih efektif. Konseling keluarga berencana berbasis komunitas terbukti sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan memiliki potensi yang kuat sebagai model intervensi berkelanjutan untuk mendukung keluarga berencana dan meningkatkan kualitas hidup di masyarakat pedesaan.

References

Astuti, W., Nuraini, S., & Pratiwi, I. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap pasangan usia subur dengan penggunaan alat kontrasepsi di wilayah pedesaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 85–92. https://doi.org/10.15294/kemas.v12i2.22991

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2022). Laporan kinerja program Keluarga Berencana. Jakarta: BKKBN.

Indrayani, Y., Fitriani, Y., & Maulida, R. (2020). Pengetahuan dan sikap pasangan usia subur terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 97–105. https://doi.org/10.22435/kespro.v11i2.3873

Putri, A. N., Rahmawati, D., & Prasetyo, B. (2021). Efektivitas penyuluhan berbasis komunitas dalam meningkatkan partisipasi keluarga berencana di wilayah pedesaan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 213–220. https://doi.org/10.30653/jpm.v5i3.2021

Putri, D. A., Rahmawati, F., & Yuliana, R. (2021). Efektivitas penyuluhan KB berbasis komunitas dalam meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(1), 45–54. https://doi.org/10.14710/jpki.16.1.45-54

Rahayu, N., Handayani, R., & Mulyani, S. (2020). Pendekatan partisipatif dalam promosi kesehatan reproduksi di pedesaan. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), 12–19. https://doi.org/10.30597/mkmi.v19i1.9120

Rahayu, S., Nurhayati, E., & Kurniawan, A. (2020). Pendekatan partisipatif dalam promosi kesehatan masyarakat: Studi pada program keluarga berencana. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(2), 98–106. https://doi.org/10.14710/jpki.15.2.98-106

Rizki, F., & Wardani, I. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi Keluarga Berencana di wilayah pedesaan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 10(1), 23–31. https://doi.org/10.31101/jkk.v10i1.888

Rizki, M., & Wardani, D. K. (2019). Peran kader posyandu dalam meningkatkan cakupan pelayanan keluarga berencana di desa. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 7(1), 45–53. https://doi.org/10.20473/jaki.v7i1.2019

Setyaningsih, R., & Putri, N. D. (2020). Efektivitas media leaflet dalam promosi kesehatan reproduksi. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(1), 14–22.

Suryaningsih, E., Lestari, D., & Handayani, R. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(1), 35–44. https://doi.org/10.26553/jikm.v10i1.118

Downloads

Published

2026-01-14

How to Cite

Lestari, H. E. P., Sebtalesy, C. Y., Villasari, A., Kartika, K., & Kristanti, L. A. (2026). Penyuluhan Keluarga Berencana Berbasis Komunitas Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur di Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.60126/jgen.v4i1.1382