Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal Lemon dan Bawang Putih Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia di Desa Blumbungan
DOI:
https://doi.org/10.60126/jgen.v3i4.1180Keywords:
Edukasi, Konseling, HipertensiAbstract
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat, terutama pada kelompok lansia, dan sering disebut sebagai silent killer karena tidak menimbulkan gejala yang jelas namun berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Desa Blumbungan termasuk wilayah dengan kasus hipertensi yang cukup tinggi, sementara kesadaran masyarakat akan pencegahan dan penanganannya masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya lansia, dalam mengendalikan tekanan darah melalui pemanfaatan bahan herbal yang mudah diperoleh, yaitu lemon dan bawang putih. Metode pelaksanaan meliputi tahapan identifying, planning, organizing, acting, dan impact, yang mencakup identifikasi kondisi kesehatan sasaran, perencanaan kegiatan, pelaksanaan penyuluhan, pelatihan pembuatan minuman herbal, serta evaluasi dampak. Hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan bahwa seluruh peserta mengalami penurunan tekanan darah setelah mengonsumsi minuman herbal dari lemon dan bawang putih. Penurunan ini didukung oleh kandungan vitamin C, kalium, magnesium, dan fitonutrien pada lemon, serta allicin pada bawang putih yang berperan dalam melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah. Selain efektif secara kesehatan, pemanfaatan bahan herbal ini juga bersifat ekonomis karena bahan tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam pencegahan serta pengendalian hipertensi secara alami.
References
Ahmad, R., & Ahmad, N. (2019). Effect of garlic (Allium sativum) on blood pressure: A systematic review and meta-analysis. Journal of Hypertension Research, 12(3), 145–152. https://doi.org/10.1097/HJH.0000000000002100
Budi, A. S., & Fitri, N. (2021). Efektivitas lemon (Citrus limon) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(2), 231–239. https://doi.org/10.31596/jkkmcu.v10i2.998
Dutta, A., & Mahanta, B. (2020). Role of dietary antioxidants in hypertension: A focus on lemon and garlic. Nutrition & Food Science, 50(5), 871–883. https://doi.org/10.1108/NFS-12-2019-0367
Fitriani, D., & Mulyani, E. (2022). Pengaruh pemberian minuman herbal terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(1), 55–62. https://doi.org/10.36729/jik.v15i1.423
Hidayat, M. T., Sukma, K. P. W., & Ferdiansyah, D. (2024). Penguatan Keterampilan Pemasaran Digital Untuk Peningkatan Usaha Masyarakat Desa Batuan Kabupaten Sumenep. In Seminar Nasional Hasil Pengabdian Masyarakat (SENIAS), 8(1), 37-41.
Hidayat, T., WK, K. P., & Felrdiansyah, D. (2024). Peningkatan Usaha Ikan Wader Dengan Kolam Portabel. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(6), 367-372.
Rahmawati, N., & Wulandari, S. (2021). Manfaat bawang putih dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Jurnal Penelitian Kesehatan, 19(2), 102–110. https://doi.org/10.22435/jpk.v19i2.4611
Sari, P. D., & Nugroho, A. (2020). Efektivitas terapi non-farmakologis terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan, 12(1), 45–52. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v12i1.621
Yusuf, M., & Hasanah, U. (2023). Edukasi pemanfaatan tanaman herbal untuk pencegahan hipertensi di masyarakat. Jurnal Abdimas Kesehatan, 8(1), 23–30. https://doi.org/10.33860/jak.v8i1.2458





