Analisis Ketidakadilan Gender pada Pedagang Perempuan di Sektor Informal (Studi Kasus Penjual Sayur di Pasar Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang)
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1595Keywords:
Ketidakadilan Gender, Pedagang Perempuan, Pasar Tradisional, Sektor InformalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, faktor penyebab, dan dampak ketidakadilan gender pada pedagang perempuan di Pasar Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk ketidakadilan gender meliputi beban ganda, keterbatasan akses terhadap sumber daya ekonomi, serta ketidakadilan dalam interaksi sosial. Faktor penyebab utama meliputi budaya patriarki, keterbatasan akses terhadap modal dan informasi, serta tekanan ekonomi keluarga. Dampak yang ditimbulkan meliputi kelelahan fisik dan mental, rendah dan tidak stabilnya pendapatan, serta keterbatasan modal usaha yang menghambat pengembangan ekonomi perempuan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pedagang perempuan berada dalam situasi kerentanan ekonomi dan sosial akibat ketidakadilan gender yang bersifat struktural. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan perempuan melalui peningkatan akses terhadap sumber daya ekonomi, dukungan kelembagaan, serta perubahan pola pikir masyarakat guna mewujudkan kesetaraan gender dalam sektor informal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







