Analisis Pemanfaatan WhatsApp dan Instagram Dalam Komunikasi Interpersonal antara Guru dan Orang Tua di Eye Level Pamoyanan
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1550Keywords:
Etika dan Privasi, Eye Level Pamoyanan, Instagram, Interaksi Sosial, Kolaborasi, Komunikasi Interpersonal, Media Sosial, WhatsAppAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Media sosial seperti WhatsApp dan Instagram kini dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi antara lembaga pendidikan, guru, dan orang tua siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan WhatsApp dan Instagram dalam komunikasi interpersonal antara guru dan orang tua di Eye Level Pamoyanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah 20 orang tua siswa dan pihak pengajar di Eye Level Pamoyanan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan aktif dalam komunikasi melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp lebih efektif digunakan sebagai media komunikasi interpersonal karena bersifat cepat, responsif, dan personal dalam penyampaian informasi akademik. Sementara itu, Instagram lebih berfungsi sebagai media publikasi dan branding lembaga. Pemanfaatan kedua media ini saling melengkapi dalam mendukung komunikasi antara guru dan orang tua. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan waktu respons dan tingkat keterlibatan orang tua yang dipengaruhi oleh kesibukan masing-masing. Kesimpulannya, pemanfaatan WhatsApp dan Instagram mampu meningkatkan efektivitas komunikasi interpersonal di lingkungan pendidikan apabila dikelola secara tepat dan terstruktur.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







