Sosialisasi Mitigasi Banjir dan Sistem Normalisasi di Kabupaten Aceh Utara

Authors

  • Hasrina Sari Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia
  • Almas Salsabila Program Studi Hukum, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia
  • Zainul Muttaqin Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60126/jukemas.v3i1.1507

Keywords:

Mitigasi Banjir, Normalisasi, Manajemen Risiko, Aceh Utara, Pengelolaan DAS

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Kabupaten Aceh Utara. Tingginya intensitas curah hujan, sedimentasi sungai, degradasi daerah aliran sungai (DAS), serta perubahan tata guna lahan menjadi faktor utama meningkatnya risiko banjir. Pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas mitigasi banjir berbasis normalisasi sistem air yang meliputi drainase, irigasi, waduk, sungai, laut, dan hutan serta mengintegrasikannya dengan pendekatan manajemen risiko. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan analisis dokumen dari instansi terkait. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa normalisasi sistem air mampu meningkatkan kapasitas aliran dan menurunkan durasi genangan. Namun, efektivitasnya menjadi terbatas apabila tidak diintegrasikan dengan pengelolaan DAS dan kebijakan tata ruang yang berkelanjutan. Pendekatan manajemen risiko menunjukkan bahwa mitigasi struktural perlu dikombinasikan dengan mitigasi non-struktural untuk menurunkan tingkat risiko banjir secara signifikan.

Downloads

Published

2026-02-25

How to Cite

Sari, H., Salsabila, A., & Muttaqin, Z. (2026). Sosialisasi Mitigasi Banjir dan Sistem Normalisasi di Kabupaten Aceh Utara. JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 78–86. https://doi.org/10.60126/jukemas.v3i1.1507