Analisis Semiotika Bunker Jepang Pada Kawasan Gunung Padang Sebagai Strategi Pertahanan Wilayah

Authors

  • Haris Satria Program Studi Desain Komunikasi Visual, Universitas Negeri Padang
  • Elsa Farinsa Nabila Program Studi Desain Komunikasi Visual, Universitas Negeri Padang
  • Aja Khayra Malieka Salmaa Program Studi Desain Komunikasi Visual, Universitas Negeri Padang
  • Addina Kumala Program Studi Desain Komunikasi Visual, Universitas Negeri Padang
  • Raihanah Shabira Fadli Program Studi Desain Komunikasi Visual, Universitas Negeri Padang
  • Adam Maulana Arsha Program Studi Desain Komunikasi Visual, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.60126/jim.v3i6.998

Keywords:

Analisis, Bunker, Gunung Padang, Semiotika

Abstract

Kehadiran bunker Jepang di kawasan Gunung Padang merupakan peninggalan sejarah penting dari masa pendudukan Jepang di Indonesia, khususnya di Kota Padang. Struktur ini tidak hanya menyimpan nilai historis, tetapi juga menyiratkan makna simbolik yang dapat dikaji melalui pendekatan semiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna semiotik bunker Jepang tersebut sebagai representasi strategi pertahanan wilayah pada masa pendudukan Jepang. Pendekatan semiotik Ferdinand de Saussure digunakan untuk mengidentifikasi unsur penanda (signifier) dan petanda (signified) dalam arsitektur bunker. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan dokumentasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunker Jepang tidak hanya berfungsi sebagai struktur pertahanan militer, tetapi juga merepresentasikan simbol kekuasaan dan dominasi Jepang atas wilayah Kota Padang.

Downloads

Published

2025-06-25

How to Cite

Satria, H., Nabila, E. F., Salmaa, A. K. M., Kumala, A., Fadli, R. S., & Arsha, A. M. (2025). Analisis Semiotika Bunker Jepang Pada Kawasan Gunung Padang Sebagai Strategi Pertahanan Wilayah. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 3(6), 344–349. https://doi.org/10.60126/jim.v3i6.998