Pertumbuhan Pendidikan Islam di Mekkah Pada Masa Kenabian Muhammad SAW

Authors

  • Choirun Niswah Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Kelfin Arsa Andika Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Danesh Haytam Akbar Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Baez Kholil Akbar Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.60126/jim.v3i6.981

Keywords:

Pendidikan Islam, Dakwah Sirriyah, Rumah Arqam, Transformasi Sosial, Sejarah Kenabian

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan pendidikan Islam pada masa kenabian Muhammad SAW di Mekkah, khususnya melalui pendekatan dakwah sirriyah dan peran Rumah Arqam bin Abi Arqam sebagai pusat transformasi keilmuan awal umat Islam. Dalam konteks sosial-politik yang represif terhadap penyebaran Islam, Rasulullah menggunakan strategi pendidikan berbasis nilai spiritual, komunitas kecil, dan pendekatan rahasia guna membentuk fondasi keimanan yang kokoh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan terhadap literatur primer dan sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dakwah sirriyah bukan hanya metode penyampaian secara tersembunyi, tetapi juga proses pendidikan yang sistematis dan membentuk kader ideologis. Rumah Arqam berperan sebagai institusi informal pertama dalam sejarah pendidikan Islam yang melahirkan generasi sahabat dengan karakter tangguh, loyal terhadap risalah kenabian, dan siap menjadi pelopor peradaban. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan Islam sejak fase paling awal telah mengandung nilai-nilai transformasional dan strategi sosial yang relevan untuk diteladani dalam konteks pendidikan Islam kontemporer.

Downloads

Published

2025-06-23

How to Cite

Niswah, C., Andika, K. A., Akbar, D. H., & Akbar, B. K. (2025). Pertumbuhan Pendidikan Islam di Mekkah Pada Masa Kenabian Muhammad SAW. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 3(6), 301–307. https://doi.org/10.60126/jim.v3i6.981