Pengaruh K3 Saat Pelaksanaan Proyek Jalan Aspal dan Jembatan di Aceh Utara

Authors

  • Hasrina Sari Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia
  • Zainul Muttaqin Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia
  • Almas Salsabila Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60126/jim.v3i1.817

Keywords:

Kesehatan, Keselamatan Kerja, Jalan Jembatan, Proyek

Abstract

Saat dilaksanakannya proyek di suatu lokasi dan terjadi kecelakaan pada seseorang atau sekelompok orang saat mereka bekerja di tempat kerja disebut kecelakaan kerja. Kecelakaan ini terjadi secara tiba-tiba, tidak diantisipasi sebelumnya, dan dapat menyebabkan kerugian dari yang paling ringan hingga yang paling parah atau bahkan dapat menghentikan aktivitas di tempat kerja. Perilaku yang membahayakan atau tidak aman dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang dapat mencederai atau yang terburuk bisa menghilangkan nyawa. Sebanyak 85% kecelakaan kerja terjadi di lingkungan kerja. Tujuan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan sosial melalui upaya preventif dan kuratif terhadap penyakit dan kecelakaan yang dapat timbul dari pekerjaan, alat kerja, bahan, proses, dan lingkungan tempat kerja. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif. Penelitian ini mencapai kesimpulan bahwa semua pihak harus menyadari pentingnya menggunakan alat pelindung diri saat bekerja di proyek, dengan prioritas utama kesehatan dan keselamatan kerja. Maka safety first harus di ingat.

Downloads

Published

2025-02-21

How to Cite

Sari, H., Muttaqin, Z., & Salsabila, A. (2025). Pengaruh K3 Saat Pelaksanaan Proyek Jalan Aspal dan Jembatan di Aceh Utara. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 3(2), 43–48. https://doi.org/10.60126/jim.v3i1.817