Konstruksi Alat Ukur Kognitif Mahakam Logical Reasoning Test (MLRT)
DOI:
https://doi.org/10.60126/jim.v4i8.1844Keywords:
Logical Reasoning, Kemampuan Kognitif, Psikometri, Tes Non-verbal, Mahakam Logical Reasoning TestAbstract
Penalaran logis merupakan salah satu kemampuan kognitif tingkat tinggi yang berperan dalam proses pemecahan masalah, pembelajaran, pengambilan keputusan, serta kesiapan individu menghadapi tuntutan pendidikan dan pekerjaan. Ketersediaan alat ukur penalaran logis yang dikembangkan secara sistematis dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah menengah masih perlu diperkuat. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi dan mengevaluasi kualitas awal alat ukur kognitif Mahakam Logical Reasoning Test (MLRT) yang ditujukan untuk siswa Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK). Penelitian menggunakan pendekatan pengembangan alat ukur psikologis (psychometric study) dengan desain non-eksperimental. Proses konstruksi meliputi penetapan konstruk, penyusunan blueprint, penulisan item, expert judgment, uji coba, analisis item, evaluasi, dan revisi. Konstruk logical reasoning dioperasionalkan melalui tiga dimensi, yaitu spasial, visual, dan tiga dimensi, dengan indikator kemampuan membandingkan, menganalisis, dan menyusun kesimpulan logis berdasarkan stimulus visual dan non-verbal. Penelaahan ahli terhadap 30 item awal menghasilkan nilai Content Validity Ratio (CVR) pada rentang 0,60–1,00. Uji coba dilakukan terhadap 100 siswa SMK berusia 15–18 tahun. Dari 21 item yang diuji, enam item memiliki daya diskriminasi yang tidak memadai dan dinyatakan gugur, sedangkan 15 item memerlukan revisi lebih lanjut. Indeks kesukaran item berkisar antara 0,30–0,89, dengan beberapa item berada pada kategori sulit. Reliabilitas internal menghasilkan koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,717. Temuan menunjukkan bahwa MLRT memiliki dasar teoritis dan bukti validitas isi serta konsistensi internal yang cukup sebagai prototipe awal alat ukur penalaran logis.







