Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penerapan Higiene Sanitasi pada Penjamah Makanan di Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bangkinang Kota Tahun 2026

Authors

  • Shuci Muliani Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • John Taruna Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Ade Dita Puteri Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

DOI:

https://doi.org/10.60126/jim.v4i8.1840

Keywords:

Higiene Sanitasi, Penjamah Makanan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data WHO bahwa perilaku penjamah makanan yang tidak higienis merupakan penyebab utama penyakit bawaan makanan, dengan sekitar 600 juta orang sakit dan 420.000 meninggal setiap tahun secara global, di mana lebih dari 40% kasus terkait praktik pengolahan makanan yang tidak higienis. Survei awal di Kecamatan Bangkinang Kota menemukan bahwa 65% dari 20 penjamah makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum memahami prosedur higiene sanitasi secara lengkap, dan 70% tidak konsisten menggunakan alat pelindung diri. Penelitian bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan higiene sanitasi pada penjamah makanan di dapur MBG Kecamatan Bangkinang Kota tahun 2026. Desain penelitian bersifat kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi sebanyak 211 penjamah makanan, dengan sampel 138 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat (uji Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penerapan higiene sanitasi dengan empat faktor, yaitu: pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,001), ketersediaan sarana dan prasarana (p=0,003), serta pengawasan dari pihak terkait (p=0,024). Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merekomendasikan agar Badan Gizi Nasional (BGN) dan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih memperhatikan pelatihan, supervisi, dan pemenuhan sarana-prasarana higiene sanitasi di setiap dapur MBG. Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar diharapkan memperkuat pengawasan terhadap penerapan higiene sanitasi di dapur-dapur program MBG guna mencegah risiko penyakit bawaan makanan.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Muliani, S., Taruna, J., & Ade Dita Puteri. (2026). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penerapan Higiene Sanitasi pada Penjamah Makanan di Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bangkinang Kota Tahun 2026. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 4(8), 874–888. https://doi.org/10.60126/jim.v4i8.1840