Model Collaborative Community-Based Tourism dalam Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal (Studi di Ohoi Soinrat Kabupaten Maluku Tenggara)

Authors

  • Jhosephin Virani Triani Rahail Program Studi Ilmu Pemerintahan, Sekolah Tinggi Ilmu-Ilmu Sosial (STIS) Tual
  • Ana Maria Rosalia Janwarin Program Studi Ilmu Pemerintahan, Sekolah Tinggi Ilmu-Ilmu Sosial (STIS) Tual

DOI:

https://doi.org/10.60126/jim.v4i8.1796

Keywords:

Collaborative Governance, Community-Based Tourism, Desa Wisata, Kearifan Lokal, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Pengembangan desa wisata merupakan strategi pembangunan berbasis potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis model Collaborative Community-Based Tourism (CBT) dalam pengembangan Desa Wisata Ohoi Soinrat Kabupaten Maluku Tenggara dengan fokus pada kolaborasi pemangku kepentingan, partisipasi masyarakat, dan kearifan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata didukung oleh potensi alam, budaya, modal sosial masyarakat, serta peran Pokdarwis dan pemerintah dalam pembangunan destinasi. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan tata kelola wisata yang belum optimal. Penelitian ini menawarkan model Collaborative Community-Based Tourism berbasis kearifan lokal sebagai strategi pengembangan desa wisata berkelanjutan melalui penguatan kolaborasi, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian budaya lokal.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Rahail, J. V. T., & Janwarin, A. M. R. (2026). Model Collaborative Community-Based Tourism dalam Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal (Studi di Ohoi Soinrat Kabupaten Maluku Tenggara). Jurnal Ilmiah Multidisipin, 4(8), 834–846. https://doi.org/10.60126/jim.v4i8.1796