Pengaruh Penerapan Ice Breaking terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP IT Tebuireng 4 Al-Ishlah Kuala Gading

Authors

  • Afni Dewitayanti Program Studi Pendidikan Agama Islam, STAI Nurul Falah Airmolek
  • Nurwahid Ihsanudin Program Studi Pendidikan Agama Islam, STAI Nurul Falah Airmolek

DOI:

https://doi.org/10.60126/jim.v4i8.1790

Keywords:

Ice Breaking, Motivasi Belajar, Pendidikan Agama Islam, Quasi-Experimental, Peserta Didik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan ice breaking terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas VII SMP IT Tebuireng 4 Al-Ishlah Kuala Gading, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik yang terdiri atas 15 peserta didik kelompok eksperimen dan 15 peserta didik kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Motivasi belajar diukur menggunakan angket dengan skala Likert empat tingkat dan diberikan pada tahap pretest dan posttest. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics 25 melalui uji normalitas, uji homogenitas, Paired Samples t-Test, dan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar kelompok eksperimen meningkat dari 57,07 pada pretest menjadi 65,93 pada posttest, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 58,93 menjadi 59,87. Hasil Paired Samples t-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05, sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai Sig. 0,516 > 0,05. Selanjutnya, hasil Independent Samples t-Test menunjukkan nilai t = 4,052 dengan df = 28 dan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang mendukung peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI, terutama apabila dilaksanakan secara terencana dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik serta tujuan pembelajaran.

Downloads

Published

2026-08-22

How to Cite

Dewitayanti, A., & Ihsanudin, N. (2026). Pengaruh Penerapan Ice Breaking terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP IT Tebuireng 4 Al-Ishlah Kuala Gading. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 4(8), 750–760. https://doi.org/10.60126/jim.v4i8.1790