Pemanfaatan Artificial Intelligence terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan Manajerial : Mengkaji Tren, Peluang dan Tantangan di Kota Padangsidimpuan
DOI:
https://doi.org/10.60126/jim.v4i7.1753Keywords:
Artificial Intelligence, Pengambilan Keputusan Manajerial, Transformasi DigitalAbstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk pendidikan tinggi. Pemanfaatan AI berpotensi meningkatkan efektivitas tata kelola perguruan tinggi melalui penyediaan informasi yang cepat, akurat, dan berbasis data sehingga mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih berkualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan Artificial Intelligence serta tren, peluang, dan tantangan AI terhadap kualitas pengambilan keputusan manajerial pada perguruan tinggi di Kota Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang terdiri atas pimpinan dan pengelola perguruan tinggi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) berbantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pengambilan keputusan manajerial (β = 0,437; t = 5,914; p < 0,001). Selain itu, tren, peluang, dan tantangan AI juga berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,482; t = 6,703; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,684 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 68,4% variasi kualitas pengambilan keputusan manajerial. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan AI yang didukung oleh kesiapan organisasi dalam menghadapi perkembangan teknologi berperan penting dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan yang lebih efektif, objektif, dan berbasis data. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu memperkuat transformasi digital melalui pengembangan infrastruktur, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola data guna mengoptimalkan implementasi AI secara berkelanjutan.







