Analisis Problematika Penilaian Keaslian Tugas Berbasis Produk di Era Kecerdasan Buatan Dalam Perspektif Kejujuran Akademik
DOI:
https://doi.org/10.60126/jim.v4i5.1573Keywords:
Kecerdasan Buatan, Kejujuran Akademik, Penilaian Produk, Keaslian Tugas, Literasi DigitalAbstract
Kehadiran kecerdasan buatan generatif telah mengubah tatanan dunia akademik secara fundamental, khususnya dalam memicu krisis validitas pada instrumen penilaian tugas mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis problematika penilaian tugas yang eksklusif berfokus pada hasil akhir (produk) di era kecerdasan buatan, serta mengevaluasi dampaknya terhadap standar kejujuran akademik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kritis terhadap berbagai literatur, laporan resmi institusi, dan artikel jurnal mutakhir yang terbit antara 2023 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem penilaian yang sekadar bertumpu pada produk tulisan telah kehilangan fungsi ukur kompetensinya secara drastis. Hal ini dikarenakan algoritma saat ini mampu memproduksi tulisan analitis yang formatnya jauh melampaui kemampuan asli mahasiswa. Penggunaan aplikasi pendeteksi kecerdasan buatan juga terbukti tidak efektif dan justru berisiko melanggar hak etis mahasiswa karena tingginya potensi tuduhan palsu. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk menyelamatkan integritas akademik, institusi pendidikan harus segera bertransformasi. Penilaian tidak dapat lagi sekadar memuja estetika dokumen akhir, melainkan wajib bergeser menuju penilaian autentik yang memverifikasi proses kognitif, transparansi penggunaan alat digital, dan kemampuan mahasiswa dalam mempertanggungjawabkan tugasnya secara lisan.







