Pengaruh Tata Rias dan Busana Next1de Terhadap Fans di Indonesia: Representasi Gaya, Identitas, dan Aspirasi Dalam Budaya Visual Boygroup Pop Internasional

Authors

  • Mega Pandan Wangi Program Studi D4 Produksi Film dan Televisi, Universitas Dinamika
  • Yunanto Tri Laksono Program Studi D4 Produksi Film dan Televisi, Universitas Dinamika

DOI:

https://doi.org/10.60126/jim.v3i7.1166

Keywords:

NexT1DE, Tata Rias, Busana, Fandom, Identitas Visual, Gaya Hidup

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh tata rias dan busana boygroup pop internasional NexT1DE terhadap fans di Indonesia, dengan fokus pada bagaimana elemen visual tersebut membentuk gaya, identitas, dan aspirasi dalam budaya pop digital. Dalam lanskap media Indonesia yang semakin dipengaruhi oleh budaya pop Asia seperti K-pop dan C-pop, NexT1DE hadir sebagai representasi estetika visual yang kuat, memadukan gaya futuristik, gender-fluid, dan eksperimental dalam performa visual mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis konten visual dari media sosial, video musik, dan penampilan panggung, serta wawancara semi-struktural dengan 12 penggemar aktif di Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa tata rias dan fashion NexT1DE berfungsi sebagai simbol visual yang tidak hanya memperkuat identitas grup, tetapi juga mendorong proses identifikasi dan ekspresi diri penggemar, baik secara personal maupun kolektif dalam komunitas fandom. Fans mengadopsi gaya NexT1DE dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat afiliasi emosional melalui desain event, outfit, hingga simbol fandom lainnya. Studi ini menyimpulkan bahwa NexT1DE tidak hanya tampil sebagai entertainer, tetapi juga sebagai ikon budaya visual yang membentuk praktik gaya hidup, nilai estetis, dan konstruksi identitas lintas budaya dalam era digital.

Downloads

Published

2025-07-30

How to Cite

Wangi, M. P., & Laksono, Y. T. (2025). Pengaruh Tata Rias dan Busana Next1de Terhadap Fans di Indonesia: Representasi Gaya, Identitas, dan Aspirasi Dalam Budaya Visual Boygroup Pop Internasional. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 3(7), 529–534. https://doi.org/10.60126/jim.v3i7.1166