Pelatihan dan Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Penfui Timur Dalam Pemanfaatan dan Pengolahan Tepung Sorgum Sebagai Bahan Pangan Alternatif

Authors

  • Apriliana Ballo Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Kristen Artha Wacana
  • Sonya Titin Nge Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Kristen Artha Wacana

DOI:

https://doi.org/10.60126/jgen.v3i3.944

Keywords:

Sorgum, Tepung Sorgum, Pangan Alternatif, Brownis Kukus, Mie Basah, Penfui Timur

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, dalam memanfaatkan dan mengolah tepung sorgum sebagai bahan pangan alternatif guna meningkatkan ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Desa Penfui Timur dipilih karena memiliki potensi lahan kering yang cocok untuk budidaya sorgum, namun pemanfaatannya masih terbatas. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang manfaat gizi sorgum, pelatihan pembuatan tepung sorgum dari biji sorgum lokal, serta praktik pembuatan berbagai produk olahan seperti brownies kukus, dan mie basah berbasis tepung sorgum. Kegiatan ini melibatkan 25 peserta dari kelompok PKK, Kader Posyandu dan ibu rumah tangga setempat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dalam mengolah biji dan tepung sorgum terkait nilai gizi dan manfaat sorgum setelah mengikuti kegiatan. Produk olahan yang dihasilkan mendapatkan respons positif dari masyarakat, menunjukkan potensi pasar yang menjanjikan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan ibu PKK dalam memanfaatkan sorgum sebagai bahan pangan alternatif. Diharapkan, keberlanjutan program ini dapat mendukung diversifikasi pangan dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

References

Andriati, L. (2024). Potensi Tepung Sorgum sebagai Alternatif Pangan Bebas Gluten. Jakarta: Penerbit Gizi dan Pangan Nusantara.

Azhar, R. (2023). Inovasi Produk Olahan Berbasis Tepung Sorgum. Bandung: Agroindustri Kreatif Press.

Maulida. (2014). Analisis Nilai Tambah Cokelat Batangan (chocolate bar). Kebayoran Baru. Jakarta Selatan (skripsi). Bogor. Institut Pertanian Bogor.31

Paker R. (2003). Introduction of Food Science. Delmar. Thomson Learning. United States of America

Permana, D. (2021). Sorgum: Tanaman Pangan Multifungsi untuk Ketahanan Pangan Nasional. Yogyakarta: Agro Media Pustaka.

Putri, R. A. (2016). Pengaruh Penambahan Bahan terhadap Kualitas Mie Basah. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Rosalina, L., Suyanto, A., dan Yusuf, M. (2018). Kadar protein, Elastisitas, dan Mutu Hedonik Mie Basah Dengan Subsitusi Tepung Ganyong. Jurnal Pangan dan Gizi, 8(1), 1-10.

Suhardjito, Y. B. (2006). Pastry and Perhotelan. Yogyakarta : Andy.

Syarbini, Husin, M. (2013). Penelitian Pembuatan Brownies. Jakarta.

Yulita, I., & Risda, S. (2006). Pengembangan Tanaman Sorgum sebagai Sumber Pangan Alternatif. Balai Penelitian Tanaman Serealia.

Yulita, S., & Risda, N. (2006). Adaptasi Tanaman Sorgum di Lahan Kering Nusa Tenggara Timur. Jurnal Agroteknologi Tropika, 11(2), 55–62.

Downloads

Published

2025-05-31

How to Cite

Ballo, A., & Nge, S. T. (2025). Pelatihan dan Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Penfui Timur Dalam Pemanfaatan dan Pengolahan Tepung Sorgum Sebagai Bahan Pangan Alternatif. JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 323–331. https://doi.org/10.60126/jgen.v3i3.944