Penanggulangan Stunting Melalui Peningkatan Partisipasi Masyarakat dengan Sosialisasi dan Edukasi Stunting di Desa Kedamean

Authors

  • Agam Sugkhat Wira Atmojo Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Miftah Ramadhan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Oki Safitri Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Wanuq Faddillah Fajroh Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Nabilah Qottrinada Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Miftakhul Jannah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Aida Nurlina Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Dewi Andini Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Mutiara Alfiansyah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • M Aris Surya Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Dian Riris Risma Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Nasya Aulia F Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Bayu Istiar Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Farah Fasillatul Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Ma’rifatul Ainina Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Mitha Wulan Anggraini Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Haliza Nur F Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Siti Putri Nur Syiva Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Amelia Nur Laili Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Afivatul Aminah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Vita Nur Aviva Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.60126/jgen.v1i2.249

Keywords:

Stunting, Sosialisasi, Edukasi

Abstract

Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada balita merupakan kondisi balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur akibat dari kekurangan gizi kronis. Bahaya stunting telah menjadi fokusutama bermasalah gizi nasional di Indonesia, hal ini terlihat dari indikator SDG’s Indonesia yang menyebutkan target penurunan stunting sebesar 24%.Desa kedamean merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kedamean kecamatan gresik, Jawa timur yang mempunyai kasus stunting sekitar 15 balita. Rendahnya tingkat pendidikan dan adanya pernikahan dini menyumbangkan dampak stunting di Desa kedamean. Dalammenyelesaikan permasalahan mengenai stunting di Desa Kedamean solusi yang dapat diterapkan yaitu melalui peningkatan partisipasi masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi stunting sebagai penanggulangan stunting diDesa Kedamean. Sasaran dari kegiatan ini yaitu ibu hamil di Desa kedamean sebanyak 10 orang. Tujuan dari pengabdian ini yaitu membantu kader dan perangkat desa dalam menanggulangi stunting di Desa Kedamean. Pelaksanaan kegiatan pengabdian berupa sosialisasi dan edukasi stunting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Desa Kedamean dianggap efektif dan mampu membantu menanggulangi stunting di Desa Kedamean.

References

Arisandi, Bustomi, Mufaizin Mufaizin, and Musohihul Hasan. "Pelatihan Pembuatan Teh Rosella dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Sorpa Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan." Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat 1.1 (2020): 28-37.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (2019) Rencana Strategis Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023. Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

Ekayanthi, N. W. D., & Suryani, P. (2019). Edukasi Gizi Pada Ibu Hamil Mencegah Stunting pada Kelas Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan, 10(3), 312. https://doi.org/10.26630/jk.v10i3.1389

Mashudi, Mashudi, Didik Suparyanto, and Bustomi Arisandi. "Pendayagunaan Potensi Ekonomi Desa Paterongan Kecamatan Galis Melalui KKN Mahasiswa STAIDHI Tahun 2020." Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat 1.1 (2020): 1-16.

Rahayu, A. et al. (2018) Stunting dan Upaya Pencegahannya, Stunting dan upaya pencegahannya bagi mahasiswa kesehatan masyarakat. Bantul: CV MIne.

Rahmawati, R., Bagata, D. T. R., Raodah, R., Almah, U., Azis, M. I., Zadi, B. S., Noormansyah, D. A., Khodijah, S., Al Jauhariy, M. R., Risyki, M. F., & Putri, M. S. K. (2020). Sosialisasi Pencegahan Stunting Untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia Unggul. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 1(2), 79. https://doi.org/10.33474/jp2m.v1i2.6512

Siswati, T. (2018) Stunting. Sleman: Husada Mandiri Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Sudikno et al. (2019) Laporan Akhir Penelitian Status Gizi Balita Tahun 2019, Kemenkes RI. Jakarta: KEMENTRIAN KESEHATAN RI. Available at: https://cegahstunting.id/unduhan/publikasi-data/.

Sujarwo, S., Buana, A. N. T., & Marita, M. (2021). Psikoedukasi Protokol Kesehatan dalam Mencegah Penyebaran Covid-19 di Desa Banding Agung. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 128–145. https://doi.org/10.35309/dharma.v2i1.5185

Tanoto Foundation (2021) Cegah Stunting Sebelum Genting Peran Remaja dalam Pencegahan Stunting. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Yoto, M. et al. (2020) Determinan Sosial Penanggulangan Stunting: Riset Aksi Partisipatif Desa Sehat Berdaya Fokus Penanggulangan Stunting, Health Advocacy. Surabaya: HEALTH ADVOCACY.

Downloads

Published

2023-12-30

How to Cite

Atmojo, A. S. W., Ramadhan, M., Safitri, O., Fajroh, W. F., Qottrinada, N., Jannah, M., Nurlina, A., Andini, D., Alfiansyah, M., Surya, M. A., Risma, D. R., Aulia F, N., Istiar, B., Fasillatul, F., Ainina, M., Anggraini, M. W., Nur F, H., Syiva, S. P. N., Laili, A. N., Aminah, A., & Aviva, V. N. (2023). Penanggulangan Stunting Melalui Peningkatan Partisipasi Masyarakat dengan Sosialisasi dan Edukasi Stunting di Desa Kedamean. JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 38–42. https://doi.org/10.60126/jgen.v1i2.249