Pelestarian Tenun Ikat Bagi Generasi Muda di Desa Balaweling Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur

Authors

  • Elisabet Ose Roman Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

DOI:

https://doi.org/10.60126/jgen.v1i2.248

Keywords:

Upaya Pelestarian, Tenun Ikat Adonara, Generasi Muda

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan berbagai jenis kain tradisional yang begitu indah dan unik. Salah satunya adalah kain tenun ikat lamaholot yang memiliki corak tertentu yang menghasilkan motif khas untuk keperluan tradisional. Seiring dengan dinamika zaman dan selera fashion yang berubah-ubah, maka perlu dikembangkan desain motif baru sesuai dengan tuntutan zaman. Tenun ikat juga merupakan cita-cita untuk mendorong terwujudnya perubahan sosial dimulai dari diri sendiri. Tenun ikat bagi wanita lamaholot memiliki arti tradisional bahwa seorang wanita lamaholot dapat dikatakan dewasa dan dapat menikah jika dia dapat menenun dengan baik Karena menenun membutuhkan waktu yang lama dan penuh kesabaran dan di situlah kedewasaan dan kesabaran seorang wanita dihargai. Bagi masyarakat lamaholot pada umumnya, menenun adalah kekuatan keterampilan yang telah diwariskan sejak dahulu kala. Keterampilan menenun di masa lalu menjadi ukuran harga diri dan martabat serta menjadi bekal wajib untuk seorang wanita lamaholot Flores Timur. Selain itu, juga dapat membantu suami memenuhi kebutuhan baik secara finansial. Seiring dengan perkembangan zaman para orangtua di Desa Balaweling mulai ada rasa ketakutan di karenakan tidak ada penerus atau anak muda yang tertarik dalam menenun. mereka menganggap bahwa menenun hanya di lakukan oleh orangtua saja tetapi pada kenyataanya anak muda bias belajar agar bias menenun. untuk itu, mahasiswa MBKM FISIP UNWIRA mengajak para kaum muda dan peserta didik SMPN Balaweling Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur untuk menggali dan menjaga serta mempertahankan kekayaan nilai budaya lamaholot Flores Timur.

References

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21(1).

Kedan, P. S., & Saputra, F. D. D. (2022). Agensi Penenun Menghadapi Kebijakan Pembatasan Penggunaan Tenun Ikat Untuk Urusan Adat Di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 7(11).

Downloads

Published

2023-12-30

How to Cite

Roman, E. O. (2023). Pelestarian Tenun Ikat Bagi Generasi Muda di Desa Balaweling Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur. JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 32–37. https://doi.org/10.60126/jgen.v1i2.248