Sosialisasi dan Pengenalan Forensik Engineering Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Teknik di Universitas Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.60126/jgen.v4i1.1442Keywords:
Forensik Engineering, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kompetensi Mahasiswa, Pendidikan Teknik, Universitas GorontaloAbstract
Forensik engineering merupakan bidang multidisiplin dalam teknik yang berperan penting dalam mengidentifikasi penyebab kegagalan struktur, infrastruktur, maupun sistem rekayasa. Namun demikian, pemahaman mahasiswa teknik terhadap konsep dan penerapan forensik engineering masih relatif terbatas, khususnya di lingkungan Universitas Gorontalo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi mahasiswa teknik melalui sosialisasi dan pengenalan forensik engineering sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik dan profesional. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi secara interaktif, diskusi studi kasus kegagalan struktur, serta evaluasi pemahaman peserta melalui kuesioner pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gorontalo dari berbagai program studi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap konsep dasar, ruang lingkup, dan peran forensik engineering dalam dunia keteknikan. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya aspek keselamatan, etika profesi, dan tanggung jawab insinyur dalam praktik rekayasa. Dengan demikian, sosialisasi dan pengenalan forensik engineering terbukti efektif sebagai upaya peningkatan kompetensi mahasiswa teknik dan diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kurikulum maupun kegiatan akademik lanjutan di Universitas Gorontalo.
References
Bahtiar, F. Z., Mahendra, S., Abdillah, F., & Mangiri, H. S. (2024). Pelatihan Re-Mapping ECU untuk Menunjang Kegiatan Service Gratis di Kantor Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Manggali Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 149–159.
Christwardana, M., Handayani, S., Enjarlis, E., Ismojo, I., Ratnawati, R., Joelianingsih, J., & Yoshi, L. A. (2022). Community service as an application of the independent learning – independent campus program to improve the competence of chemical engineering students through collaborative and student project-based learning. Education for Chemical Engineers, 40(1), 1–7. https://doi.org/10.1016/j.ece.2022.03.002
Hermawan, F., Yuwono, B. E., Zayadi, R., Faisal, U. F., Helly, L., Rizkina, S. Z., & Yusuf, M. (2024). Stimulating interest in civil engineering through the introduction of ETABS software at SMA Negeri 3 Jakarta. Community Empowerment, 9(7), 1022–1026.
Kusumaningrum, B., Kuncoro, K. S., Purwoko, R. Y., Chasanah, A. N., Setyawan, D. N., Sari, N. H. I., & Puspita, R. (2022). Apakah Penerapan Program MBKM dapat Meningkatkan Hard Skills Mahasiswa? Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 3712–3722.
Prawiyogi, A. G., & Toyibah, R. A. (2020). Strategi Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Melalui Model Sertifikasi Kompetensi. Adi Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal, 1(1), 78–86.
Qatrunnada, R. Z., Rahmadewi, S. R., & Fadhila, R. N. (2022). Career Guidance: Strategi Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa. Abdi Psikonomi, 3(4), 230–240.
Venandra, J. S., & Wimala, M. (2022). Identifikasi Kebutuhan Soft Skill Bagi Lulusan Sarjana Teknik Sipil Berdasarkan Perspektif Pelaku Industri Konstruksi Indonesia. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 6(1), 75–83.
Yuwono, S., Firdaus, A., & Silviana, N. D. (2022). Mengenalkan Sertifikasi Kompetensi dan Pemeliharaan Kompetensi. Abdi Psikonomi, 3(3), 148–154.
Zebua, D., Ndraha, A. B., Halawa, I. H., & Giawa, J. F. K. (2024). Pengenalan dunia kerja bagi mahasiswa teknik sipil untuk mempersiapkan lulusan di industri konstruksi. Jupengen: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin, 01(2), 1–7.
Zega, A. (2022). Sosialisasi Prosedur Pelaksanaan Magang 1 Di Sekolah Terhadap Mahasiswa Peserta Magang 1 Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Zadama Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 44–48.





