Penyuluhan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Dalam Upaya Optimalisasi Program Keluarga Berencana Pada Wanita Usia Subur
DOI:
https://doi.org/10.60126/jgen.v4i1.1420Keywords:
Penyuluhan Edukasi, Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, Keluarga Berencana, Wanita Usia Subur, Optimalisasi Program KBAbstract
Rendahnya pengetahuan dan penerimaan wanita usia subur terhadap metode kontrasepsi jangka panjang menyebabkan tingginya angka kehamilan tidak direncanakan dan ketergantungan pada metode jangka pendek, yang berdampak pada kesehatan reproduksi dan beban program keluarga berencana di wilayah Gowa. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan literasi dan kesediaan wanita usia subur dalam menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang melalui penyuluhan edukatif yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan berupa identifikasi peserta dan penyusunan materi, penyuluhan interaktif dengan pendekatan diskusi kelompok dan demonstrasi alat kontrasepsi selama dua sesi, serta evaluasi pra dan pasca-intervensi menggunakan kuesioner pengetahuan. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan sebesar 35 persen pada 30 peserta, dengan 70 persen menyatakan kesediaan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang pasca-edukasi. Dampak pengabdian ini terwujud dalam optimalisasi program keluarga berencana melalui peningkatan partisipasi wanita usia subur di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), pengurangan risiko kehamilan berulang, dan pemberdayaan bidan dalam layanan mandiri.
References
Andini, W. S., Karyus, A., Pramudho, K., & Budiati, E. (2023). Determinan penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) oleh akseptor metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(4), 1209–1232. https://doi.org/10.32583/pskm.v13i4.1284
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2023). Pedoman pelaksanaan pelayanan keluarga berencana metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). BKKBN.
Harini, P., Lusiana, A., & Widatiningsih, S. (2020). The influence of health education toward the level of knowledge and motivation in the use of family planning programs with the long-term method of contraception. Journal Health, 1(2), 96–105.
Irawati, D., & Priyanti, S. (2022). Upaya peningkatan pengetahuan wanita usia subur tentang KB MKJP di masa pandemi Covid-19 di Desa Wates Umpak wilayah kerja puskesmas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES), 2(1), 89–100.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021a). Modul pelatihan pelayanan kontrasepsi bagi dokter dan bidan di fasilitas pelayanan kesehatan. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021b). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan pelayanan kesehatan masa sebelum hamil, masa hamil, persalinan, masa sesudah persalinan, pelayanan kontrasepsi, dan pelayanan kesehatan seksual. Kementerian Kesehatan RI.
Mumah, J. N., Casterline, J. B., Machiyama, K., Wamukoya, M., Kabiru, C. W., & Cleland, J. (2018). Method-specific attributes that influence choice of future contraception among married women in Nairobi’s informal settlements. Studies in Family Planning, 49(3), 279–292. https://doi.org/10.1111/sifp.12070
United Nations. (2019). Contraceptive use by method 2019. United Nations. https://doi.org/10.18356/1bd58a10-en
Rino, S., & Farich, A. (2020). Faktor pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) pada pasangan usia subur (PUS) di wilayah kerja Puskesmas Segala Mider Kota Bandar Lampung. Jurnal Dunia Kesmas, 4(3), 151–159.
Triyanto, L., & Indriani, D. (2020). Faktor yang mempengaruhi penggunaan jenis metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) pada wanita menikah usia subur di Provinsi Jawa Timur. The Indonesian Journal of Public Health, 13(2), 244–255.





