Pemanfaatan Aplikasi Augmented Reality Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SD Negeri 200405 Padangsidimpuan di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.60126/jgen.v3i4.1158Keywords:
Augmented Reality (AR), Literasi Sains, Era DigitalAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi sains di kalangan siswa sekolah dasar, khususnya di SD Negeri 200405 Padangsidimpuan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, pendekatan pembelajaran yang inovatif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep sains. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan aplikasi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran interaktif guna meningkatkan literasi sains siswa. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi AR kepada guru dan siswa, pendampingan dalam proses belajar berbasis AR, serta evaluasi ketercapaian pemahaman siswa terhadap materi sains. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan AR tidak hanya meningkatkan daya tarik pembelajaran, tetapi juga membantu siswa memahami materi yang sebelumnya sulit dipahami secara konvensional. Selain itu, guru memperoleh pengetahuan baru dalam memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu pembelajaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap proses belajar-mengajar dan diharapkan dapat menjadi model inovatif dalam pembelajaran sains di tingkat sekolah dasar.
References
Alfitriani, N., Maula, W.A., Hadiapurwa, A. (2021). Penggunaan Media Augmented Reality dalam Pembelajaran Mengenal Bentuk Rupa Bumi. Jurnal Penelitian Pendidikan (JPP), 38(1), 30-38.
Dwisetiarezi, D., & Fitria, Y. (2021). Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Pada Pembelajaran IPA Terintegrasi Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 1958-1967.
Emilya, W. T., & Mufit, F. (2024). Analisis Penggunaan Bahan Ajar Berbasis IT dan Keterlaksanaan Literasi Sains SMA Padang. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 15(1), 67-72.
Isnaeni, N. & Sa’diyah, C. (2024). Pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dan e-Modul telah membuka peluang baru dalam meningkatkan literasi sains peserta didik di era pendidikan abad ke-21. Proceeding Seminar Nasional IPA XIV, 521-530.
John, A., & Bates, S. (2024). Barriers and Facilitators: The Contrasting Roles of Media and Technology in Social–Emotional Learning. Social and Emotional Learning: Research, Practice, and Policy, 3, 100022.
Marryono Jamun, Y. (1996). Dampak Teknologi Terhadap Pendidikan. Jurnal Unika Santo Paulus, 10, 48–52.
Mei, C. (2024). Application of e-Learning and New Media Teaching Platform Based on Human Computer Interaction Technology in Civil and Commercial Law Courses. Entertainment Computing, 50, 100677.
Mustika. Ceppi Gustiar Rampengan, Rheno Sanjaya, Sofyan. (2015). Implementasi Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Interaktif. Creative Information Technology Journal (CITEC Journal), 2(4), 277-291.
Peddie, J. (2017). Augmented reality: Where we will all live. Springer.
Puspitasari, R., & Mufit, F. (2021). Conditions of Learning Physics and Students’ Understanding of The Concept of Motion During The Covid-19 Pandemic. In Journal of Physics: Conference Series, IOP Publishing, 1876(1), 012045.
Rahmawati, I. (2022). Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Abad 21 Terhadap Kemampuan Kognitif Peserta Didik Sekolah Dasar. EDUSAINTEK: Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi, 9(2), 404–418.
Rusnandi, E., Sujadi, H., & FN, E. (2015). Augmented Reality (AR) pada Pengembangan Media Pembelajaran Pemodelan Bangun Ruang 3D untuk Siswa Sekolah Dasar. INFOTECH Journal, 1(2), 24-31.





