Bimbingan Belajar Pemecahan Masalah Matematika Soal Cerita dengan Metode Polya Menggunakan Media Peta Harta Karun
DOI:
https://doi.org/10.60126/jgen.v3i4.1103Keywords:
Bimbingan Belajar Matematika, Model Polya, Peta Harta KarunAbstract
Program ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan belajar matematika soal cerita siswa SD dengan menerapkan model Polya dikombinasi dengan media Peta Harta Karun. Metode pelaksanaan adalah simulasi dan praktik bimbingan belajar matematika berbasis studi kasus. Prosedur kegiatan meliputi pendahuluan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Efektivitas program dicapai melalui analisis data pretes-postes dan angket respon siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa : 1) Bimbingan belajar matematika dilaksanakan dengan memberikan pretest-bimbingan pemecahan masalah model Polya-bimbingan belajar dengan media Peta Harta Karun, dan diakhiri dengan postes dan pemberian angket. Hasil asesmen menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pretest 37,78 menjadi 77,78. Analisis angket menunjukkan dampak psikologis positif berupa peningkatan motivasi belajar (85%), penguatan kepercayaan diri (78%), dan penurunan kecemasan matematika (62%) pada siswa. Pendekatan ini menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan efektif.
References
Chen, J. (2022). Game-based learning for mathematical problem-solving: A meta-analysis. Journal of Educational Computing Research, 60(1), 230–259.
Mustika, I., & Riastini, P. (2017). Pengaruh Model Polya terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas V SD. International Journal of Community Service Learning, 1(1), 31–38. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v1i1.11897
National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. NCTM.
OECD. (2019). PISA 2018 results: What students know and can do. OECD Publishing.
Oktriyanti, D. I., Erwandi, R., & Valen, A. (2024). Keefektifan media peta harta karun berbasis HOTS materi satuan berat di sekolah dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 6(3), 329–337. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v6i3.1858
Putri, R.Y. (2022). Kesulitan anak SD dalam memecahkan soal cerita. Journal of Arts and Education, 2(2), 31-40.
Rahmawati, I. A. (2023). Penerapan Metode Treasure Hunt untuk Pemecahan Soal Cerita. Jurnal Paedagoria, 14(1), 87–94.
Santoso, F. G., et al. (2023). Polya’s model in Indonesia: Why motivation matters. Journal of Research in Mathematics Education, 12(1), 45-60
Sesanti, N.R., & Bere, M.G.S. (2020). Analisis Kesulitan Siswa Kelas III Sekolah Dasar dalam Penyelesaian Masalah Matematika Bentuk Soal Cerita Berdasarkan Teori Newman. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(7), 1459-1464, doi:10.47492/jip.v1i7.264.
Van den Heuvel-Panhuizen, M., & Drijvers, P. (2020b). Realistic mathematics education. Encyclopedia of mathematics education, 713-717. doi:10.1007/978-3-030-15789-0_170
Wulandari, T., & Wijayanto, Z. (n.d.). Pengaruh penerapan treasure map sebagai media pembelajaran matematika terhadap keaktifan siswa SD. 184-190





