Dampak Psikologis dan Sosial Kecanduan TikTok: Studi pada Mahasiswa Sosiologi Universitas Nusa Cendana Angkatan 2021 dan 2024
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1593Keywords:
TikTok, Kecanduan Media Sosial, Dampak Psikologis, Dampak Sosial, MahasiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak psikologis dan sosial dari kecanduan TikTok pada mahasiswa Program Studi Sosiologi Universitas Nusa Cendana angkatan 2021 dan 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang menggunakan TikTok lebih dari lima jam per hari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada teori Uses and Gratifications. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan TikTok menimbulkan dampak psikologis berupa fear of missing out (FoMO) dan gangguan konsentrasi yang berpengaruh pada penurunan produktivitas akademik. Dari sisi sosial, ditemukan penurunan interaksi langsung serta pergeseran relasi ke komunitas virtual yang cenderung kurang mendalam secara emosional. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan informasi, tetapi juga sebagai medium pembentukan keterikatan sosial dan identitas digital yang berpotensi menimbulkan ketergantungan. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan kemampuan regulasi diri dalam penggunaan media sosial agar mahasiswa mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik, kehidupan sosial, dan penggunaan media digital secara bijak.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







