Konsep Alih Wahana Relief Roro Jonggrang ke Dalam Penciptaan Busana Kebaya
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1578Keywords:
Alih Wahana, Relief Roro Jongrang, Kebaya, Busana, BudayaAbstract
Kisah Roro Jonggrang pada relief Candi Prambanan merupakan warisan budaya yang memiliki nilai estetis, historis, dan naratif yang tinggi. Pemanfaatan relief tersebut sebagai sumber inspirasi dalam penciptaan busana masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan konsep alih wahana relief Roro Jonggrang ke dalam penciptaan busana kebaya sebagai bentuk inovasi desain sekaligus upaya pelestarian budaya. Metode penciptaan karya dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Tahap eksplorasi dilakukan dengan mengamati unsur visual relief, meliputi ornamen, tokoh, dan alur cerita. Tahap perancangan meliputi pembuatan sketsa desain, pemilihan bahan, warna, serta teknik pembuatan busana. Tahap perwujudan dilakukan melalui proses produksi busana dengan menerapkan motif dan unsur visual yang terinspirasi dari relief Roro Jonggrang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep alih wahana relief Roro Jonggrang dalam penciptaan busana kebaya menghasilkan karya yang estetis, inovatif, dan memiliki identitas budaya yang kuat tanpa menghilangkan nilai tradisionalnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bentuk pengembangan kriya, khususnya tekstil, serta media pelestarian budaya Nusantara melalui desain busana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







