Pelatihan Belajar IPA Berbasis Kognitif bagi Siswa Kelas VII.1 SMPN 3 Pallangga untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Ilmiah
DOI:
https://doi.org/10.60126/jukemas.v3i3.1843Keywords:
Pembelajaran IPA, Berbasis Kognitif, Keterampilan Berpikir Ilmiah, Siswa SMP, PelatihanAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA dan keterampilan berpikir ilmiah siswa melalui pelatihan belajar IPA berbasis kognitif. Tujuan khusus kegiatan meliputi peningkatan kemampuan siswa dalam menghafal, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta; meningkatkan keterampilan mengamati, mengidentifikasi masalah, mengolah informasi, membuat prediksi, menafsirkan data, serta menyusun kesimpulan; dan meningkatkan keaktifan serta kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran IPA. Peserta sasaran adalah siswa kelas VII.1 SMPN 3 Pallangga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa sebanyak 30 orang. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode pelatihan partisipatif melalui tahap koordinasi dan identifikasi kebutuhan, penyusunan perangkat pelatihan, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi, dan refleksi. Strategi pelatihan meliputi asesmen awal, pertanyaan pemantik, pengorganisasian konsep, elaborasi materi, diskusi kelompok, eksperimen dan demonstrasi sederhana, pemecahan masalah kontekstual, presentasi, serta latihan analisis data. Evaluasi dilakukan melalui tes pemahaman konsep, lembar kerja, tugas kelompok, presentasi, dan observasi keterlibatan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti pelatihan secara aktif, berani mengajukan pertanyaan, berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan mempresentasikan hasil kerja kelompok. Siswa juga menunjukkan peningkatan dalam menjelaskan fenomena IPA, menghubungkan konsep dengan peristiwa sehari-hari, mengamati, mengklasifikasi, membuat prediksi, menafsirkan data sederhana, dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti. Evaluasi akhir menunjukkan 53,33% peserta berada pada kategori “baik sekali” dan 46,67% pada kategori “baik”; tidak terdapat peserta berkategori “cukup” maupun “perlu bimbingan”. Disimpulkan bahwa pelatihan belajar IPA berbasis kognitif efektif memperkuat pemahaman konsep, keterampilan berpikir ilmiah, keaktifan, dan sikap positif siswa terhadap pembelajaran IPA.






