Penguatan Kompetensi Komunikatif dan Kesadaran Pragmatik Siswa Sekolah Dasar Melalui Pendekatan Linguistik Digital di SD Inpres Paputungan, Kecamatan Likupang Barat
DOI:
https://doi.org/10.60126/jukemas.v3i3.1809Keywords:
Linguistik Digital, Kompetensi Komunikatif, Kesadaran Pragmatic, Sekolah DasarAbstract
Penguatan kompetensi komunikatif dan kesadaran pragmatik siswa sekolah dasar menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi perkembangan pembelajaran bahasa berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi komunikatif siswa serta kapasitas guru dalam mengimplementasikan pendekatan linguistik digital melalui media audio-visual dan multimedia interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SD Inpres Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, pada 26 Juli 2026 dengan melibatkan 24 guru dan 32 siswa kelas V. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan linguistik terapan, pendampingan implementasi media pembelajaran digital di kelas, serta evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu skor rata-rata pemahaman Communicative Language Teaching (CLT) guru meningkat dari 58,4 menjadi 84,2, dengan 91,7% guru mencapai skor ≥75. Rata-rata kompetensi fonologis dan leksiko-gramatikal siswa meningkat dari 61,8 menjadi 80,1 (29,6%), sedangkan 84,4% siswa mencapai ketuntasan. Selain itu, 79,4% siswa mampu mengidentifikasi dan menggunakan tindak tutur secara tepat sesuai konteks sosial serta menjelaskan rata-rata 5,6 strategi kesantunan berbahasa Inggris. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan linguistik terapan dengan media pembelajaran digital efektif dalam meningkatkan kompetensi komunikatif dan kesadaran pragmatik siswa sekolah dasar di wilayah desa binaan.






