Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) ChatGPT untuk Meningkatkan Kualitas Karya Ilmiah bagi Guru MGMP Bahasa Inggris SMP di Kota Ternate
DOI:
https://doi.org/10.60126/jukemas.v3i2.1720Keywords:
Artificial Intelligence, ChatGPT, Karya Ilmiah, Kompetensi Guru, Pengabdian Kepada MasyarakatAbstract
Perkembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) telah membuka peluang baru dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, termasuk dalam penyusunan karya ilmiah. Namun, sebagian guru MGMP Bahasa Inggris SMP di Kota Ternate masih mengalami keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai pendukung proses penulisan ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan ChatGPT secara efektif, etis, dan bertanggung jawab sebagai alat bantu penyusunan karya ilmiah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan ChatGPT, praktik langsung, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui kuesioner berbasis skala Likert. Pelatihan dilaksanakan pada 26 Juli 2025 dengan melibatkan 19 guru MGMP Bahasa Inggris SMP Kota Ternate, sedangkan evaluasi dilakukan terhadap 17 peserta yang mengisi kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh responden yang mengisi kuesioner memberikan tanggapan positif terhadap pelatihan. Sebanyak 52,9% responden menyatakan sangat setuju dan 47,1% setuju bahwa mereka memahami konsep dasar ChatGPT, mampu memanfaatkannya dalam penyusunan karya ilmiah, serta memperoleh pengetahuan mengenai penggunaan AI secara etis. Selain itu, 58,8% responden menyatakan sangat setuju dan 41,2% setuju untuk terus mempelajari serta mengimplementasikan ChatGPT dalam kegiatan akademik dan profesional di sekolah. Peserta juga menilai metode pelatihan yang menggabungkan penyampaian materi dan praktik langsung mampu meningkatkan pemahaman serta kepercayaan diri dalam menggunakan AI sebagai pendukung penulisan karya ilmiah. Dengan demikian, pelatihan penggunaan ChatGPT terbukti memberikan manfaat dalam meningkatkan kompetensi digital guru dan mendukung pengembangan profesionalisme melalui pemanfaatan AI secara bertanggung jawab.






