Pelatihan Pembuatan Healthy-Bar berbahan Tepung Kenari Tinggi Serat sebagai Upaya Diet Pencegahan Sindrom Metabolik di Desa Sawaru, Camba
DOI:
https://doi.org/10.60126/jukemas.v3i2.1719Keywords:
Healthy-Bar, Pangan Lokal, Serat Pangan, Sindrom Metabolik, Tepung KenariAbstract
Perubahan pola konsumsi masyarakat menuju makanan praktis yang tinggi kalori namun rendah serat berkontribusi terhadap meningkatnya risiko sindrom metabolik. Di sisi lain, potensi biji kenari (Canarium indicum L.) sebagai pangan lokal bergizi di Desa Sawaru, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahannya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan, pengurus PKK, dan ibu rumah tangga dalam mencegah sindrom metabolik melalui pelatihan pembuatan Healthy-Bar berbahan tepung kenari. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 dengan melibatkan 36 peserta menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pemberian pre-test, penyuluhan mengenai sindrom metabolik dan pangan fungsional, demonstrasi serta praktik pembuatan Healthy-Bar, pemberian post-test, dan evaluasi produk melalui uji organoleptik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan perubahan kategori pengetahuan baik dari 0% sebelum kegiatan menjadi 85% setelah pelatihan. Seluruh peserta juga mampu mempraktikkan proses pembuatan Healthy-Bar secara mandiri menggunakan peralatan rumah tangga. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa 86% peserta menyukai rasa dan 83% menyukai tekstur produk yang dihasilkan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan biji kenari sebagai pangan fungsional serta berpotensi membuka peluang pengembangan produk pangan lokal yang mendukung pencegahan sindrom metabolik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.






