Integritas Akademik pada Era Kecerdasan Buatan di Lembaga Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1687Keywords:
Integritas Akademik, Tata Kelola Pendidikan, Manajemen Pendidikan Islam, Kebijakan Akademik, Penjaminan MutuAbstract
Perkembangan kecerdasan buatan generatif (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah praktik pembelajaran dan evaluasi di perguruan tinggi, sekaligus menimbulkan tantangan baru terhadap implementasi integritas akademik. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dituntut untuk tidak hanya merespons perkembangan teknologi, tetapi juga memastikan bahwa nilai-nilai akademik dan amanah ilmiah tetap terjaga melalui tata kelola kelembagaan yang adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan integritas akademik pada era AI generatif serta merumuskan kerangka tata kelola yang relevan bagi PTKI. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan critical literature review. Data diperoleh melalui penelusuran literatur pada Google Scholar, Crossref, serta dokumen resmi pemerintah dan organisasi internasional. Sebanyak 13 sumber utama yang terdiri atas artikel jurnal, buku akademik, tesis, standar internasional, dan dokumen kebijakan dianalisis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi tema, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan utama bukan semata-mata disebabkan oleh perkembangan AI generatif, melainkan oleh keterlambatan pembaruan regulasi akademik, keterbatasan akurasi perangkat pendeteksi AI, serta kelemahan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang masih berorientasi pada penilaian hasil akhir. Berdasarkan sintesis literatur, penelitian ini menawarkan Kerangka Tata Kelola Integritas Akademik Berbasis Nilai yang mencakup empat strategi utama, yaitu penyusunan kebijakan penggunaan AI yang jelas, pengembangan asesmen autentik berbasis proses, penguatan literasi digital dan etika akademik, serta internalisasi nilai amanah ilmiah sebagai fondasi integritas akademik di PTKI.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







