Navigasi Fluktuasi dan Peningkatan Nilai Tukar Rupiah: Strategi Perusahaan Pertambangan Batu Bara di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1664Keywords:
Batu Bara, Lindung Nilai, Manajemen Risiko, Nilai Tukar Rupiah, Strategi PerusahaanAbstract
Industri pertambangan batu bara di Indonesia memiliki eksposur yang sangat tinggi terhadap fluktuasi nilai tukar mata uang, khususnya antara Rupiah Indonesia (IDR) dan Dolar Amerika Serikat (USD). Mayoritas pendapatan perusahaan batu bara didenominasi dalam USD melalui aktivitas ekspor, sementara sebagian besar biaya operasional dibayarkan dalam IDR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh perusahaan pertambangan batu bara dalam menavigasi risiko fluktuasi dan peningkatan nilai tukar Rupiah. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan tinjauan pustaka dari berbagai laporan keuangan perusahaan, jurnal akademik terdahulu, dan data industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan pertambangan batu bara menerapkan empat strategi utama: lindung nilai alami (natural hedging), lindung nilai derivatif (derivative hedging), efisiensi pengeluaran operasional (OPEX), dan optimalisasi Kewajiban Pasar Domestik (DMO). Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa kombinasi lindung nilai alami dalam struktur utang dan efisiensi rantai pasok merupakan strategi yang paling efektif untuk mempertahankan margin profitabilitas di tengah volatilitas nilai tukar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







