Peningkatan Hasil Belajar IPAS melalui Media Animasi di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1655Keywords:
Media Animasi, Hasil Belajar, Reproduksi Tumbuhan, Penelitian Tindakan Kelas, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi reproduksi tumbuhan melalui penggunaan media animasi. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Sawangan pada tahun ajaran 2024/2025 dengan melibatkan 33 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media animasi efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 15,75 pada prasiklus menjadi 25,45 pada Siklus I dan 78,93 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 0% menjadi 15,15% pada Siklus I dan 90,91% pada Siklus II. Selain meningkatkan hasil belajar, media animasi mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, dan keterlibatan siswa melalui penyajian materi yang lebih konkret dan menarik. Dengan demikian, media animasi dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep reproduksi tumbuhan dan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







