Asuhan Keperawatan pada Tn. S dengan STEMI melalui Intervensi Hipnosis Lima Jari Untuk Menurunkan Nyeri di Ruang ICU RS Wiradadi Purwokerto
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1650Keywords:
STEMI, Nyeri, Hipnosis Lima JariAbstract
ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) merupakan bentuk sindrom koroner akut akibat oklusi total arteri koroner yang menyebabkan nekrosis miokard dan umumnya disertai nyeri dada hebat. Nyeri yang tidak tertangani dapat meningkatkan aktivitas saraf simpatis, memperberat iskemia miokard, serta memperburuk kondisi klinis pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan sebagai terapi komplementer adalah hipnosis lima jari. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien STEMI melalui intervensi hipnosis lima jari untuk menurunkan intensitas nyeri di Ruang ICU RS Wiradadi Purwokerto. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif pada satu pasien yang dirawat selama tiga hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan rekam medis. Intervensi hipnosis lima jari diberikan selama 30 menit sebanyak dua kali sehari selama 3×24 jam, sedangkan intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil menunjukkan skala nyeri pasien menurun dari 7 menjadi 3 setelah pemberian intervensi yang dikombinasikan dengan terapi farmakologis. Selain itu, pasien tampak lebih rileks, tidak lagi meringis saat bergerak, dan menunjukkan perbaikan tanda-tanda vital. Temuan ini menunjukkan bahwa hipnosis lima jari berpotensi menjadi intervensi komplementer dalam asuhan keperawatan untuk membantu menurunkan intensitas nyeri pada pasien STEMI, meskipun penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar masih diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitasnya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







