Hubungan Kebersihan Kandang Ternak Sapi dan Frekuensi Perawatan Rutin dengan Gangguan Pernapasan (ISPA) di Desa Kotaraja Kabupaten Lombok Timur Tahun 2025

Authors

  • Kardi Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Farida Ariany Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Iwan Desimal Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1639

Keywords:

Kebersihan Kandang, Frekuensi, Gangguan Pernapasan

Abstract

Gangguan pernapasan merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami peternak akibat paparan debu organik, gas amonia, dan mikroorganisme yang berasal dari lingkungan kandang. Kebersihan kandang dan frekuensi perawatan rutin merupakan faktor yang diduga berhubungan dengan kondisi kesehatan pernapasan peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebersihan kandang ternak sapi dan frekuensi perawatan rutin kandang dengan gangguan pernapasan pada peternak di Desa Kotaraja, Kabupaten Lombok Timur Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif analitik. Populasi penelitian berjumlah 124 peternak sapi, dengan sampel sebanyak 56 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data kebersihan kandang diperoleh melalui observasi, frekuensi perawatan kandang diukur menggunakan kuesioner, dan gangguan pernapasan diidentifikasi berdasarkan gejala pernapasan yang dialami responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 35,7% kandang tergolong tidak bersih dan 28,6% peternak mengalami gangguan pernapasan. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebersihan kandang dan gangguan pernapasan (p<0,05). Peternak dengan kandang tidak bersih lebih banyak mengalami gangguan pernapasan dibandingkan peternak dengan kandang bersih. Sementara itu, frekuensi perawatan kandang tidak berhubungan secara signifikan dengan gangguan pernapasan (p=0,164). Disimpulkan bahwa kebersihan kandang berhubungan dengan gangguan pernapasan pada peternak, sedangkan frekuensi perawatan kandang tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Peningkatan sanitasi kandang perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan pada peternak.

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Kardi, K., Ariany, F., & Desimal, I. (2026). Hubungan Kebersihan Kandang Ternak Sapi dan Frekuensi Perawatan Rutin dengan Gangguan Pernapasan (ISPA) di Desa Kotaraja Kabupaten Lombok Timur Tahun 2025. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(2), 699–706. https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1639