Pengaruh Terapi Komplementer Foot Massage dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah UPT Puskesmas Kelurahan Lepasan RT 08-11 Kecamatan Bakumpai
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v4i2.1616Keywords:
Terapi Komplementer, Foot Massage, Tekanan Darah, HipertensiAbstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah foot massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi komplementer foot massage terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah UPT Puskesmas Kelurahan Lepasan RT 08–11 Kecamatan Bakumpai. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel penelitian berjumlah 32 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi foot massage diberikan selama 20–30 menit setiap hari. Data tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer dan dianalisis dengan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden memiliki tekanan darah >140/90 mmHg (87,5%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar memiliki tekanan darah <140/90 mmHg (75,0%). Rata-rata tekanan darah sistolik menurun dari 151,8 mmHg menjadi 138,4 mmHg dan diastolik dari 94,6 mmHg menjadi 86,2 mmHg. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p-value 0,023 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan terapi foot massage terhadap penurunan tekanan darah. Disimpulkan bahwa terapi komplementer foot massage efektif membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







